Suara.com - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah kembali menemukan seorang korban kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh dukun pengganda uang, Rabu (13/12/2017). Mayat ditemukan dalam keadaan sudah terkubur.
Kepala Polres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan polisi sedang mengembangkan kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh dukun pengganda uang, Muslimin (45) itu. Muslimin merupakan warga Kecamatan Gringsing
"Pada hari sebelumnya, kami menemukan korban yang diduga dibunuh oleh pelaku. Kemudian, pada Rabu, kami kembali menemukan korban sudah dalam keadaan tewas dan dikubur di tengah kebun sengon Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing," katanya.
Berdasarkan data yang dikumpulkan, korban seorang pengusaha ternak ayam bernama Slamet alias Sugeng (48) warga Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing.
Terungkapnya kasus penemuan korban berawal dari adanya laporan pihak keluarga korban bahwa Slamet telah menghilang sejak 3 tahun lamanya.
"Keluarga korban, yang diwakili oleh kakak iparnya melaporkan ke Mapolsek, bahwasannya, anggota keluarga mereka ada yang hilang sejak tiga tahun lamanya. Mereka mencurigai kalau korban ini ikut dalam daftar kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku Muslimin," katanya.
Pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Batang untuk diminta keterangannya oleh polisi. Akan tetapi, pelaku tidak kooperatif saat dilakukan interogasi oleh anggota.
"Dari keterangan istri pelaku, Sawiyah mengaku jika sebelumnya memang suaminya pernah terlibat bentrok dengan korban, Sugeng. Istri pelaku mengatakan, memang antara pelaku dengan korban sebelumnya pernah dekat dan akhirnya hubungannya agak renggang," katanya. (Antara)
Baca Juga: Demi Uang, Ridwan Tega Rencanakan Pembunuhan Kekasihnya
Berita Terkait
-
Tersinggung Disuruh ke Dukun, Suami Tusuk Istrinya sampai Tewas
-
Tawuran Geng di Jakarta, 8 Bocah Membunuh, 2 Orang Buron
-
Kasir Indomaret Tewas Dibunuh Perampok Pura-Pura Tukar Uang
-
Tak Pulang Dicari Istri, Mayat Agus Membusuk dengan Kepala Robek
-
Mayat Lelaki Ditemukan Membusuk, Luka Menganga di Kepala Belakang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba