Kapolres Karawang, Ajun Komisaris Besar Hendy F Kurniawan menyampaikan, polisi sejak awal memang sudah mencurigai Kholili adalah pembunuh Siti. Sebab, ada banyak keganjilan yang ditemukan polisi saat Kholili mengaku istrinya menghilang.
"Semestinya kalau dari awal istrinya hilang, dia (Kholili) pasti akan mencoba untuk mencari, tetapi selang beberapa hari tidak lakukan apa-apa," kata Hendy.
Selain itu, Hendy menyampaikan, tetangga korban juga sempat menanyakan keberadaan korban kepada Kholili karena sudah jarang terlihat berada di rumah. Agar tak dicurigai, kata Hendy, Kholili menyampaikan kepada tetangganya bahwa sang istri sedang sibuk bekerja.
"Kemudian tetangga terakhir kali melihat korban pada hari Minggu. Tetangga sempat menanyakan kepada suaminya, dia (Kholili) bilang istrinya sedang bekerja dan keluar. Jadi dia menutupi bahwa istrinya tidak ada," ungkapnya.
Kholili sendiri kepada Suara.com, Jumat (15/12), mengakui jika dirinya sempat berbohong untuk mengelabui polisi.
"Ya, pertamanya saya berbohong, supaya tak ketahuan bahwa saya yang membunuh Siti. Tapi setelah dicecar, ternyata polisi seperti mencurigai saya. Akhirnya saya mengakui saja bahwa saya yang membunuh,” tuturnya.
Kronologis peristiwa sadis itu (di laman berikutnya)...
Berita Terkait
-
Misteri Dua Pucuk Surat Siti Sebelum Dimutilasi dan Dibakar Suami
-
Dijenguk Bayinya, Kholili: Maafkan Ayah Membunuh Ibu Nak....
-
Kholili Mutilasi dan Bakar Istri: Saya Siap Dihukum Mati
-
Kholili Sempat Tidur Bareng Mayat Istrinya Sebelum Dimutilasi
-
Mutilasi Istri, Kholili: Beli Susu Bayi Saja Susah, Minta Mobil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan