Suara.com - Polisi mengamankan berbagai macam jenis narkoba dalam sebuah apartemen di Jakarta Utara, yang dimanfaatkan sebagai pabrik rumahan barang haram tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto mengatakan, narkoba yang disita adalah tujuh kilogram narkoba jenis sabu-sabu, 6000 butir pil Happy Five, 976 gram Ketamin, dan 760 gram bubuk ekstasi.
Polisi juga menangkap lima orang tersangka yang menjalankan pabrik rumahan narkoba tersebut. Kelima tersangka ialah Angel Monica, Kevin Lienardi, Handsy Likito, dan Andry Soebiyanto.
“Kelimanya diduga meracik narkoba di kediaman mereka di Apartemen Green Lake Sunter, Jakarta Utara,” terang Eko, Rabu (20/12/2017).
Ia mengatakan, pengerebekan itu bermula saat polisi menangkap Angel di lantai 21 apartemen tersebut. Ketika itu, Angel tertangkap tangan memunyai barang bukti berupa 1.000 gram sabu-sabu.
Berdasarkan informasi dari Angel, polisi kemudian menangkap Kevin yang menghuni kamar apartemen yang sama dengannya pada Selasa (19/12).
Berdasarkan keterangan Kevin, diketahui bahwa sabu yang disita dari Angel adalah milik Handsy dan Andry, sehingga keduanya ditangkap juga di lantai 33 apartemen tersebut.
Menurut polisi satu orang lagi pelaku masih buron.
"Yang meracik narkoba berinisial JO dan sekarang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang," kata Eko.
Ia mengungkapkan, para pelaku memproduksi ekstasi tersebut dalam bentuk kapsul dan memasukkannya ke dalam kemasan minuman kotak untuk mengelabui aparat penegak hukum.
Keempat tersangka dijerat dengan Pasal 113 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 dan Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kalau terbukti bersalah, semua tersangka diancaman hukuman mati atau seumur hidup dan denda maksimal Rp 10 miliar ditambah sepertiganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam