Suara.com - Alparslan, anak usia tujuh tahun asal Turki yang diculik gerombolan teroris ISIS ke Irak, berhasil diselamatkan atas instruksi dari Perdana Menteri Turki Binali Yildirim.
Operasi penyelamatan Alparslan seperti kisah di film-film. Bocah itu dikembalikan ke Turki dan bisa bertemu dengan ibunya setelah tiga tahun berpisah.
Awal cerita, seperti dilansir Anadolu Agency, Sabtu (23/12/2017), ibu Alparslan Mehtap Nur Kazanci mengirim surat kepada anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan Ayse Kesir.
Ayse lantas memberitahukan perihal penculikan bocah ini ini kepada Perdana Menteri Yildirim. Menanggapi informasi itu, PM Yildirim menginstruksikan untuk melancarkan operasi pencarian Alparslan kepada departemen yang terkait untuk dibawa ke Turki.
Perdana Menteri Yildirim juga menyampaikan soal penculikan tersebut pada PM Irak Haider al-Ibadi pada saat kunjungannya ke Turki.
Yildirim meminta pemerintah Irak untuk bekerjasama dalam mengembalikan anak-anak korban Daesh seperti Alparslan ke Turki.
Permintaan Yıldırım untuk menyelamatkan Alparslan disambut baik oleh pemerintah pusat Irak.
Dari kasus Alparslan, tim penyelidik mengungkapkan bahwa ayah Alparslan merupakan anggota ISIS. Ia yang menculik Alparslan sejak kecil pada usia 4 tahun.
Kini ayah Alparslan telah meninggal dalam sebuah operasi di Irak.
Berita bahwa si kecil Alparslan telah berhasil dibawa ke Turki disampaikan kepada Yıldırım saat kunjungan resminya ke Bangladesh.
Ibu dan kakeknya yang berada di Duzce datang ke Ankara untuk menyambut Alparslan.
Sesaat setelah turun dari pesawat Alparslan tidak mengenal ibunya yang berpisah dengannya sejak usia 4 tahun.
Pada saat sang ibu memeluk Alparslan, seorang psikiater yang didatangkan oleh Anggota Parlemen Kesir mencoba menjelaskan kepada Alparslan bahwa orang yang ada di depannya adalah ibu kandungnya.
Yildirim mengatakan, " Alparslan tidak sendiri, kami akan berusaha menyelamatkan anak-anak yang terjebak dalam organisasi teroris Daesh di Irak. Kami akan membawa mereka ke keluarga mereka. Alparslan adalah simbol," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?