Suara.com - Istri Bupati Trenggalek Emil Dardak, Arumi Bachsin, meresmikan Posko Pemenangan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak di Sekretariat DPC Demokrat Surabaya Jalan Sumatera 48 Surabaya, Sabtu (23/12/2017).
"Demokrat adalah partai terdepan yang pertama kali menentukan sikap memilih Khofifah-Emil. Jadi Sampai kapanpun kami akan ingat itu," kata Arumi saat meresmikan Posko Pemenangan Khofifah-Emil.
Menurut dia, posko pemenangan yang dibentuk DPC Partai Demokrat Surabaya ini akan menjadi motor penggerak untuk pemenangan pasangan Khofifah-Emil.
"Sebagai istri, saya akan memberi dukungan penuh secara lahir batin, menyiapkan fisik dan mental. Ini saya lakukan karena kompetisi Pilkada Jatim 2018 sangat sengit," katanya.
Selain itu, Arumi juga meminta maaf karena suaminya Emil Dardak tidak bisa hadir di acara peresmian posko, karena menghadiri acara peringatan Haul Gus Dur di Jakarta.
Peresmian tersebut juga dihadiri pengurus DPP Demokrat dan anggota DPR RI Fandi Utomo, Perwakilan DPD Demokrat Jatim Kuswanto, Sekretaris DPC Demokrat Surabaya Dedy Prasetiyo, anggota Fraksi Demokrat DPRD Surabaya dan sejumlah pengurus Demokrat Surabaya lainnya.
Fandi Utomo dalam sambutannya mengatakan ada banyak alasan untuk menang dan sedikit alasan untuk kalah dari pasangan Khofifah-Emil.
"Alasan kuatnya, salah satunya Mas Emil yang baru dua tahun menjadi Bupati Trenggalek sudah terlihat keberhasilannya membangun Trenggalek. Penataan Kota Trenggalek sudah baik. Bahkan hampir semua desa di Trenggalek sudah pernah dikunjungi," katanya.
Selain itu, lanjut dia, latar belakang pendidikan Emil juga bagus karena telah menyelesaikan program doktoralnya di luar negeri.
Baca Juga: Tio Pakusadewo Empat Kali Beli Sabu dari Perempuan Berinisial V
"Kita butuh pemimpin yang punya pengetahuan tinggi untuk bisa secara konprehensif menyelesaikan persoalan di daerah," katanya.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berharap posko pemenangan di sekretariat Demokrat Surabaya ini bisa dimaksimalkan dengan sebaik mungkin.
"Ini rumah bersama, bukan Demokrat saja, tapi rumah untuk tim pemenangan pasangan Khofifah-Emil," tutur Fandi.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, Ratih Retnowati mengatakan, posko pemenangan ini untuk konsolidasi di internal Demokrat untuk pemanangan pasangan Khofifah-Emil selama pelaksanaan Pilkada Jatim 2018.
"Kami berharap posko ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin agar kemenangan Khofifah-Emil di Surabaya bisa dimaksimalkan," kata Ratih. [Antara]
Berita Terkait
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim