Suara.com - Namanya Angel alias AGM. Perempuan muda ini ditangkap anggota Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri, baru-baru ini. Dia diduga ikut terlibat kasus ekstasi.
Angel ditangkap di Tower Northern Park, lantai 21, unit CE, Apartemen Green Lake Sunter, Jakarta Utara. Sebuah tempat yang dijadikan untuk pembuatan narkoba.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal menjelaskan selama ini Angel berperan sebagai kurir narkoba. Dia dijadikan kurir oleh pacarnya, KVL alias Cacing. Cacing inilah yang memproduksi narkoba.
“Angel kami tangkap bersama tersangka lainnya dengan barang bukti sabu sebanyak 1000 gram,” tutur Iqbal.
Angel tinggal bersama Cacing. ”Jadibsaat ditangkap tersangka Cacing mengaku narkoba di kamarnya milik bersama dengan teman-temanya, yakni HRL (26) dan AS alias Bule (29),” katanya.
Dari mulut Cacing, polisi bergerak. Tak butuh waktu lama, HRL dan AS dapat dibekuk di Tower Northern Park, lantai 33, unit AL, Apartemen Green Lake Sunter.
Selama ini, Cacing, HRL, dan AS bekerjasama membuat ekstasi. Untuk mengelabuhi orang, ekstasi tersebut disamarkan dengan cara dimasukkan ke dalam kemasan Teh Kotak dan Kacang Hijau.
“Nah, tugas tersangka Angel yang juga pacar Cacing mengantarkan kepada pembeli,” tutur Iqbal.
Dari penangkapan empat tersangka itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu 7 kilogram, peralatan home industry pembuatan ekstasi kapsul, enam ribu butir happy five, 976 gram ketamina, empat bungkus kapsul kosong, 760 gram serbuk ekstasi warna merah maroon, empat buah mal atau cetakan ekstasi kapsul, pipet, timbangan, lem tembak untuk lem kemasan kotak minuman, serta lakban dan lain-lain.
Tag
Berita Terkait
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Ammar Zoni Tak Bisa Buktikan Dugaan Pemerasan Rp300 Juta di Persidangan
-
Menohok, Cara Hotman Paris Desak DPR Panggil Jaksa yang Tuntut Fandi Hukuman Mati
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu
-
Dari Bisnis Narkoba hingga Aniaya Siswa Madrasah: Sejauh Mana Reformasi Polri Bekerja?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan