Suara.com - Nama Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso, masuk dalam bursa calon gubernur dalam Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2018.
Namun, Budi sendiri menegaskan dirinya tak berambisi menjadi kepala daerah.
"BNN belum beres nih. Belum selesai. Kontrak saya harus selesai, tugas saya selesai, baru. Ya, kita lihat saja nanti," kata Budi, di BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (27/12/2017).
Budi mengatakan, masa jabatannya sebagai Kepala BNN berakhir pada bulan Maret 2018. Namun, bila Presiden Joko Widodo masih membutuhkan keringatnya, ia siap kembali mengemban tugas yang sama.
"Kalau Maret selesai, tapi saya masih dibutuhkan negara dan bangsa ini, saya siap," ujar Budi.
Budi sendiri mengakui tak paham namanya masuk bursa calon gubernur Jateng dan disebut-sebut bakal diusung Partai Golkar.
"Ya itu kan boleh-boleh saja. Mungkin bukan Budi saya yang dimaksud. Bagaimana sama Golkar, wong belum sampai ke saya kok," tukasnya.
Budi mengakui Jateng adalah kampung halamannya. Saudara-saudaranya juga banyak yang bekerja di Balai Kota Jateng.
Baca Juga: 9 Orang Terjebak di Lift GI, Polisi Telisik ada Kelalaian
Ia berkelakar, kalau dirinya jadi ikut pilkada dan menang, maka bakal banyak anggota keluarganya di Balai Kota.
"Ya, Jateng kan kampung halaman saya. Kalau saya jadi gubernur nanti keluarga saya kumpul di balai kota semua," kata Budi tertawa.
"Posisi saya adalah abdi negara. Soal nanti masyarakat membutuhkan saya untuk mengabdi saya siap. Tapi kalau tidak dibutuhkan tidak apa-apa," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan