- Satgas SABER pada Kamis (19/2/2026) memeriksa harga dan stok bapokting di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara.
- Pengawasan rutin ini melibatkan Bapanas, Bulog, dan dinas terkait, berfokus pada stok, harga, keamanan, serta mutu pangan.
- Pelanggaran akan dikenai teguran administratif, dan jika berlanjut, dapat direkomendasikan pencabutan izin usaha.
Suara.com - Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas SABER) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 melakukan pengecekan harga serta ketersediaan bahan pokok dan penting (bapokting) di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan ini melibatkan Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI Budi Waryanto, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jakarta-Banten Taufan Akib, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (PPKUKM) Jakarta Utara, Perum Bulog Jakarta Utara, serta pengelola Pasar Koja Baru.
Kasubdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Ardila Amry mengatakan, pengawasan dilakukan secara rutin setiap hari menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Setiap hari kami turun minimal di 46 titik, baik pasar tradisional maupun ritel modern,” ujar Ardila kepada wartawan.
Ia menegaskan, pengawasan difokuskan pada ketersediaan stok, harga, keamanan, serta mutu bahan pokok. Langkah preemtif dilakukan melalui sosialisasi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP) kepada para pedagang.
Selain itu, Satgas SABER juga melakukan pemantauan harian dan memberikan teguran administratif apabila ditemukan pelanggaran.
“Kalau tidak sesuai ketentuan, kami beri teguran. Jika tetap melanggar, direkomendasikan pencabutan izin usaha,” katanya.
Bagi pedagang yang belum memiliki izin usaha, koordinasi dilakukan dengan pengelola pasar untuk evaluasi kontrak lapak. Satgas juga menyiapkan langkah represif sebagai upaya terakhir terhadap pelaku penimbunan.
Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok tetap terjaga selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya.
Baca Juga: Cegah Penimbunan Hingga Permainan Harga, Polres Metro Jakarta Barat Sidak Pasar di Kebon Jeruk
Berita Terkait
-
Cegah Penimbunan Hingga Permainan Harga, Polres Metro Jakarta Barat Sidak Pasar di Kebon Jeruk
-
Awal Ramadan, Satgas Saber Pangan Temukan Sejumlah Komoditas Masih Dijual di Atas HET
-
Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi
-
Jelang Ramadan, Mendag Budi Santoso Pastikan Harga Ayam Ras Masih Terkendali
-
Jelang Ramadan, Harga Pangan Nasional Cabai Rawit Merah Tembus Rp75 ribu
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
-
Sebut Indikasi Kecelakaan Kalideres Murni Musibah, Kadispenad Pastikan Pemeriksaan Tetap Dilakukan
-
Update Gempa M 7,6: Nyaris Seribu Gempa Susulan Guncang Maluku Utara
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari
-
Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran
-
Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Di momen Ramadhan, Jusuf Kalla mengadakan sejumlah pertemuan dengan beberapa pihak
-
Siasat Cegah Defisit, JK Sarankan Pemerintah Evaluasi Anggaran dan Kurangi Subsidi