Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memimpin hitung mundur pergantian tahun dari 2017 ke 2018 di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta pada Minggu (31/12/2017) malam.
"Selamat tahun baru 2018," kata Sandi bersama para pendukung acara panggung Gempita 2018 saat waktu menunjukkan pukul 24.00 WIB yang berarti tahun telah berganti dari 2017 menjadi 2018.
Begitu waktu telah menunjukkan pergantian tahun, sejumlah kembang api dinyalakan sehingga menambah kemeriahan di Pantai Ancol yang dipadati ribuan orang.
Sandi menghadiri pergantian tahun di Pantai Ancol, sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara serupa di Monumen Nasional (Monas).
Beberapa saat sebelum penghitungan mundur dimulai, Andhika Pratama yang memandu acara panggung Gempita 2018 bersama Audi Marisa dan Uus mempersilakan Sandi untuk naik ke atas panggung bersama sejumlah pimpinan daerah DKI Jakarta.
Sandi yang mengenakan kaos polo berwarna biru sempat melemparkan pantun di atas panggung.
"Beli baju warnanya biru, ditaruh di atas kendi. Buat warga Jakarta dan Indonesia, selamat tahun baru," tuturnya berpantun.
Saat ditanya Andhika apakah secara pribadi memiliki resolusi pada 2018, Sandi mengatakan ingin bisa bekerja lebih keras, lebih cerdas, tuntas dan penuh keikhlasan untuk Jakarta yang lebih baik.
"Di Jakarta masih banyak yang perlu lapangan kerja. Kita ingin bersama pemerintah pusat bisa mengatasi kemiskinan dan ketimpangan," katanya.
Baca Juga: Malam Tahun Baru, Jokowi Bikin Heboh Warga Yogyakarta
Tepat beberapa detik sebelum penghitungan mundur dilakukan, Sandi kembali melemparkan pantun untuk menyambut datangnya tahun baru.
"Jangan bersandar di pohon waru, pohon waru banyak getahnya. Selamat datang tahun baru, maju kotanya bahagia warganya," tuturnya. [Antara]
Berita Terkait
-
Banjir Rob Intai Pesisir Jakarta hingga 8 Mei, BPBD Minta Warga Siaga Tengah Malam
-
WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Promo Ancol Lebaran 2026: Diskon Tiket Dufan hingga Sea World, Beli 4 Gratis 1
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan