Suara.com - Polisi membekuk KM, Ketua DPD Partai Rakyat Sulawesi Selatan dan istrinya berinisial AN karena terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.
KM dan istrinya dibekuk saat menggelar pesta narkoba saat menginap Fave Hotel, Jalan Wahid Hasyim RT9/RW2 Kebon Kacang Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2018) malam.
"Sudah dua kali (konsumsi sabu),” kata Kapolsek Taman Sari Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz saat dikonfirmasi Rabu (10/1/2018).
Saat diinterogasi, KM mengakui mengonsumsi sabu-sabu karena ajakan istrinya. Namun, polisi masih mendalami berapa lama KM memakai narkoba melalui pengecekan medis.
"(KM) mengaku belajar menghisap sabu dari istrinya yang lebih dulu sebagai pengguna narkoba," kata dia.
Berdasarkan hasil penggerebekan itu, polisi juga menyita sisa dua paket sabu-sabu dan alat hisap dari pasangan suami istri tersebut.
Penangkapan itu berawal saat polisi membekuk seorang pria berinisial MI yang merupakan rekan KM di sebuah perkampungan di Jalan Hati Suci Tanah Abang, Jakpus.
Dari telepon seluler milik MI yang disita, ditemukan adanya percakapan soal pemesanan narkoba yang berasal dari nomor ponsel KM.
Baca Juga: Anies dan Menteri Rini Bahas 220 Kampung Kumuh Jakarta
Namun, polisi gagal menangkap seorang bandar yang bertransaksi narkoba dengan MI.
Ketiga orang yang ditangkap itu telah dinyatakan positif menggunakan narkoba melalui pemeriksaan urine. Kini, ketiganya sudah ditahan di rumah tahanan Polsek Taman Sari.
Berita Terkait
-
Pesan Sabu Lewat Ponsel, Ketua DPD Partai Rakyat Sulsel Ditangkap
-
MA Batalkan Larangan Sepeda Motor, Anies Diminta Buat Aturan Baru
-
Ketua Partai Rakyat Sulsel Ditangkap di Jakarta Pusat karena Sabu
-
Temui Kejanggalan, Polisi Ulang Olah TKP Pemijat Bunuh Arsitek
-
Dugaan Korupsi Reklamasi, Polisi Maraton Periksa Pejabat DKI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto