Suara.com - Seorang warga bernama Andre Yogi, tak kepalang kaget ketika hendak membayar biaya makannya di sebuah rumah makan kawasan hutan Jalan Raya Bandara Hang Nadim, Batam Kota, Batam.
Ia tak menyangka, sambal ikan asin yang dimakannya pada hari Kamis (25/1/2018) itu dipatok harga Rp498 ribu.
"Hampir kena serangan jantung," ujar Andre ketika curhat melalui akun Facebook miliknya yang dikutip batamnews.com—jaringan Suara.com, Sabtu (27/1).
Cerita Andre ini viral di media sosial. Andre menceritakan, ia bersama ketiga rekannya saat menyantap penganan di rumah makan tersebut.
Mereka memesan makan berupa nasi putih, air tebu, es kosong, ikan salai, telor teri, ayam cabai, telor gulai, ayam goreng, teri petai, teri cabai.
"Nasi putih empat, kena Rp 60 ribu," ucapnya.
Andre sempat tak percaya, dan berusaha menanyakan tagihan itu. "Tapi katanya emang segitu," imbuhnya.
Menurut Andre, baru kali ini ia merasakan betapa mahalnya biaya makan untuk empat orang.
"Satu butir telur, Rp 30 ribu," ujarnya.
Baca Juga: Musim Depan, Eden Hazard Diklaim Berseragam Real Madrid
Ikan asin teri yang ia pesan pun dalam porsi kecil. "Ikan teri asin piringnya segede tatakan gelas," ungkapnya.
Sejumlah warganet juga pernah memiliki pengalaman yang sama.
"Saya juga pernah kena ke sana, makan bertiga Rp 400 ribu," ujar Susi.
Susi mengakui kala itu kaget, tapi ia menyalahkan diri sendiri karena tak lebih dulu bertanya mengenai harga makanan pesanannya.
"Tapi menjadi pembelajaran cukup sekali itu saja saya ke sana, rumah makan yang lain masih banyak dan rasanya lebih enak serta harga lebih murah," ujarnya.
Berita ini kali pertama diterbitkan batamnews.com dengan judul "Wow! Rumah Makan di Batam Getok Pelanggan Hingga Nyaris Jantungan"
Berita Terkait
-
Seorang Pria Hancurkan Mobil Avanza Diduga Taksi Online
-
Aksi Simpatik Pengendara Motor di Batam Mengharukan Warga
-
Dua PNS Dinas Pemberdayaan Perempuan Histeria, Diklaim Kesurupan
-
Cinta Dibunuh Gigolo karena Bilang 'Belum Pakai Baju Sudah Nagih'
-
Reaksi Alfius saat Dipertemukan dengan Gigolo Pembunuh Istrinya
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang