Suara.com - Jalan Buncit Raya di Jakarta Selatan akan diubah menjadi Jalan Jenderal Besar DR. A. H. Nasution. Jalan ini menghubungkan Jalan Rasuna Said dan Jalan T. B. Simatupang.
"Karena ada salah satu yang unik, ada seorang tokoh penting di dalam pengamanan Pancasila, yaitu Abdul Haris Nasution justru beliau belum dikenang sebagai salah satu nama jalan," ujar Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Balai Kota Jakarta, Selasa (30/1/2018).
Nasution seorang jenderal yang berhasil merumuskan pengalaman gerilyanya menjadi sebuah buku yang kemudian dipakai untuk pelatihan militer di dunia.
"Terkait perang gerilya."
"Ini saya rasa satu dari sedikit orang yang pengalaman perangnya itu menjadi buku referensi, kami ingin menghormati beliau."
Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengusulkan perubahan nama jalan terusan itu.
Akhir Desember lalu, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin mengatakan perubahan nama jalan tersebut sudah dikaji dan sudah meminta pihak terkait untuk memberikan persetujuan.
Dalam surat pemberitahuan perubahan nama jalan dengan nomor 53.11.811.2, nama jalan yang akan diganti yakni jalan terusan dari Jalan HR Rasuna Said, tepatnya mulai dari perempatan Jalan Gatot Subroto, Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Buncit Raya sampai Jalan T. B. Simatupang.
Kelurahan sudah meminta bantuan RT untuk menyampaikan kepada warga dan para pemilik gedung di sepanjang jalan itu.
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan perubahan nama jalan tersebut merupakan usulan dari keluarga besar Nasution.
"Keputusan ada di provinsi," ujar Tri.
Tri mengatakan Gubernur Anies sudah setuju perubahan nama.
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite