Peneliti LSI Ajie Alfaraby [suara.com/Erick Tanjung]
Survei lembaga Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan Presiden Joko Widodo masih menjadi kandidat terkuat di panggung pilpres 2019, meskipun posisinya belum aman.
Peneliti LSI Ajie Alfaraby menyebutkan dua alasan Jokowi masih terkuat. Pertama, elektabilitasnya masih tertinggi dibanding semua nama yang disurvei. Bahkan, kalau dukungan untuk capres selain Jokowi digabung, baru 41,20 persen. Sementara Jokowi 48,50 persen.
Kedua, kepuasan terhadap kinerja Jokowi di atas 70 persen. Mereka yang menyatakan sangat puas terhadap kinerja Jokowi sebesar 9,30 persen, sedangkan yang menyatakan cukup puas 65,60 persen.
"Artinya jika digabung antara mereka yang sangat puas dan cukup puas, maka kepuasan terhadap kinerja Jokowi 74,90 persen. Dan publik yang kurang puas 21,30 persen," ujar dia.
Posisi Jokowi terkuat, tetapi tidak aman. Apa sebabnya? Pertama, publik belum merasa aman dengan permasalahan ekonomi, sebab 52,6 persen responden mengeluhkan harga sembako mahal, 54,0 persen menyebut sulit dapat lapangan pekerjaan, dan 48,4 persen mengatakan pengangguran meningkat.
Kedua, Jokowi rentan dengan isu primordial. Kekuatan dan isu Islam politik diprediksi mewarnai pilpres 2019 seperti yang terjadi pada pilkada Jakarta. Sebab survei menunjukkan 40,7 persen publik menyatakan tidak setuju agama dan politik dipisahkan, sementara publik yang setuju agama dan politik dipisahkan hanya 32,5 persen.
Ketiga, merebaknya isu buruh dari negara asing, khususnya tenaga kerja asal Cina. Isu buruh negara asing ini sangat kuat resistensinya di publik.
"Tiga isu ini akan menjadi isu kunci yang menentukan kemenangan Jokowi dalam pilpres nanti. Jokowi akan makin kuat jika tiga isu itu dikelola dengan baik, dan. Sebaliknya Jokowi akan lemah jika tiga isu itu terabaikan," kata dia.
Survei ini dilakukan dengan responden 1200 orang yang dipilih berdasarkan multi stage random sampling. Wawancara tatap muka dengan responden dilakukan serentak di 34 provinsi dari tanggal 7-14 Januari.
Margin of error plus minus 2,9 persen, survei dilengkapi dengan riset kualitatif seperti FGD, media analisis, dan depth interview narasumber.
LSI menekankan survei dibiayai lembaga ini sendiri.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Selamat Ginting Nilai Prabowo Masih Konsolidasi Hadapi Pengaruh Jokowi
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
-
Sambil Dekap Buku Jokowis White Paper, Rismon Mengaku Bisa Tidur Nyenyak usai SP3
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!