Suara.com - Dua jambret babak belur dihakimi massa usai menjambret tas seorang perempuan di Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (23/1/2018) sore.
Kasubag Humas Polres Aceh Utara AKP Jafaruddin mengatakan kejadian tersebut menimpa Wahyuni. Dia dijambret di sekitar areal persawahan Alue Sunteng, Desa Masjid, Kecamatan Syamtalira Aron, pukul 18.10 WIB.
Korban dalam perjalanan dengan sepeda motor menuju Lhokseumawe itu dihimpit oleh dua orang pelaku yang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor sporty Yamaha R15.
"Pelaku langsung menarik tas yang disandang korban, setelah itu pelaku lansung melarikan diri ke arah Lhoksukon," jelas Jafaruddin di Lhokseumawe, Selasa malam.
Pelaku yang terus melarikan diri tersebut, sesampai di Simpang Damar, Gampong Ulee Tanoh, Kecamatan Tanah Pasir, menabrak kambing dan terjatuh. Pelaku yang sudah terjatuh langsung dipukuli oleh warga yang sudah mengejar pelaku dari Simpang Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron.
"Tidak lama setelah itu, tiba personil Polsek Syamtalira Aron dan Polsek Tanah Pasir serta langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Puskesmas Simpang Mulieng," terang dia.
Adapun inisial pelaku ZM (18), pekerjaan pelajar, warga GLP Umpung Unoe, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara dan Z (25) pekerjaan wiraswasta, warga Kecamatan Samudra, Aceh Utara.
"Untuk saat ini korban sudah membuat laporan ke Polres Aceh Utara dan pelaku sudah dibawa ke rumah sakit Cut Mutia Lhokseumawe untuk penanganan medis lebih lanjut," kata AKP Jafaruddin. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat