Suara.com - Jumlah tangkapan sabu hasil operasi gabungan Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Bea Cukai baru-baru ini tergolong fantastis. 1,6 ton sabu!
Mula pertama pengungkapan kasus ini dari informasi yang masuk kepada Direktur Narkoba Polda Metro Jaya dan Kasubdit 2 Dit Narkoba Polda Metro Jaya.
“Penangkapan ini berawal dari informasi Bea Cukai Kepulauan Riau, bahwa akan ada penyelundupan narkotika berjumlah besar,” kata Direktur IV Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto dalam jumpa pers.
Mereka mendapatkan informasi adanya sebuah kapal dalam perjalanan ke arah Kepulauan Riau. Kapal itu dilaporkan akan menurunkan narkoba di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.
Informasi tersebut diteruskan dengan dikoordinasi oleh Direktur Narkoba Polda Metro Jaya kepada Satgassus Polri. Lalu segera membentuk tim berdasarkan Surat Perintah Tugas tanggal 5 Januari 2018.
Selanjutnya, dimulailah proses penyelidikan.
Petugas segera memetakan garis pantai Tanjung Lesung. Pemetaan dilakukan untuk mendeteksi titik mana yang dapat dipakai untuk menurunkan sabu dari kapal.
Tim polisi yang diterjunkan ke Tanjung Lesung menyamar sebagai anggota Dinas Kepariwisataan yang sedang melakukan penelitian terhadap pengembangan lokasi wisata di wilayah itu.
Selama berhari-hari tim melakukan pemetaan garis pantai dan penyelidikan.
Menurut informasi, dalam penyamaran untuk mendapatkan data akurat, mereka berenang di sepanjang pantai.
Selama menjalankan tugas, hampir tiap hari mereka memanfaatkan air laut untuk mandi. Saking seringnya bersentuhan dengan air asin, anggota polisi yang menderita gatal-gatal, sembuh.
Bahkan, ada pula anggota yang selama ini tidak pernah memasak sendiri, semenjak penyamaran itu, kini jadi bisa memasak.
Hari Valentine tiba. Belum ada tanda-tanda kapal yang dicari tiba. Untuk menghabiskan Valentine sekaligus hiburan, mereka merayakannya dengan makan malam bersama yang dipimpin AKBP Doni Alexander
Pada tanggal 15 Februari 2018, hasil koordinasi tim dengan sumber informasi serta koordinasi lintas sektor dengan Bea Cukai serta atas perintah Kasatgassus Polri Team berangkat menuju Batam.
Terpilih enam orang sebagai Tim Tindak yang berada di Kapal Bea Cukai yang dipimpin oleh Kompol Indra Wienny Panjiyoga. Kondisi anggota pada saat itu sebenarnya tidak fit betul. Soalnya, badan mereka kelelahan setelah melakukan penyelidikan kasus sabu seberat 239,7 kilogram serta penyamaran di Tanjung Lesung.
Tag
Berita Terkait
-
Evolusi Ekonomi Sabu Raijua, Mengubah Komoditas Lokal Menjadi Bisnis Hijau Inklusif
-
Kedaulatan Data dan Kearifan Lokal, Pondasi Sabu Raijua Hadapi Krisis Iklim Global
-
Merayakan Ragam Inovasi Lokal di Sabu Raijua, dari Menangkap Embun hingga Pupuk Organik
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Terpilih Jadi Ketum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid Mundur dari Komisaris Jakpro
-
Bukan Virus Baru, Ini 7 Hal yang Perlu Diketahui tentang Super Flu di Indonesia
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Pemeriksaan Tersangka Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Pakai SOP Solo!
-
Pedagang Daging Jabodetabek Ancam Mogok Massal, Pramono Anung: Saya Yakin Tetap Berjualan
-
Usai Tetapkan Sudewo Jadi Tersangka Kasus DJKA, KPK Dalami Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain
-
Polri Resmikan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Arifah Singgung Ancaman Child Grooming
-
Misteri Penjemputan Kajari Sampang ke Jakarta: Kejagung Bantah OTT, Singgung Penyalahgunaan Wewenang
-
Truk Terbalik di Jalur Pantura Karawang, Lubang Jalan Picu Kemacetan Panjang
-
BW Semprot Wacana Pilkada Lewat DPRD: Biaya 37 T Mahal, Makan Gratis 268 T Dianggap Penting
-
Jakarta 'Diteror' Hujan, Pemprov DKI Terapkan Dua Kali Modifikasi Cuaca