Suara.com - Kementerian Perhubungan dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar program pembuatan SIM A Umum kolektif bagi pengemudi taksi online dan taksi reguler, pada Minggu (25/2/2018).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan adanya pembuatan SIM A umum bertujuan untuk mempermudah para pengemudi online untuk memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan pemerintah.
"Jadi prinsipnya kami ingin sekali para pengemudi online dan offline mendapatkan kemudahan dan proses itu sendiri," ujar Budi di Bandara Budiarto, Tangerang, Banten, Sabtu (24/2/2018).
Budi menuturkan, pihaknya membatasi jumlah peserta yakni sebanyak 600 pengemudi. Adapun pengemudi yang mendaftar hanya membayar sebesar Rp100.000.
"Paling tidak besok kami akan siapkan 600 dulu kesempatan mereka itu diuji dan diberikan kesempatan mereka hanya bayar Rp100 ribu. Itu sudah jadi. Kalau dulu itu kan termasuk dia sekolah, lebih dari Rp 1,2 juta kan. Jadi ini kebaikan dari bapak Kapolda yang menggratiskan pendidikannya," ucap dia.
Tak hanya itu, Budi menuturkan pihaknya akan memberikan fasilitas KIR gratis untuk taksi online usai menggelar program pembuatan SIM A Umum.
"Jangan ngomong (Peraturan Menteri) 108 dulu, pokoknya satu-satu kami selesaikan, supaya tidak ada alasan bagi mereka kalau SIM itu mahal, habis ini KIR-nya juga gratis, jadi kami selesaikan masalahnya. Jadi kalau nanti masih ada alasan, berarti ada udang di balik batu ya kan. Kami mau, taksi online itu sahabat saya semua, saya ingin kami ngomong secara jujur lah. Kalau kalian susah kami tolong, apa yang jadi masalah. Jangan berpolemik," tandasnya.
Pembuatan SIM A Umum tersebut akan dipusatkan di area eks Taman Air Mancur di kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, mulai pukul 07.00 WIB pada Minggu (25/2/2018).
Berita Terkait
-
58 Layanan Masyarakat Diusulkan Dicoret dari Keterlibatan Polri, Ada Pembuatan SIM Hingga SKCK
-
Jangan Kaget Bayar Mahal, Rincian Biaya Perpanjang SIM A dan C Terbaru 2025
-
Honda Rilis 3 Motor Baru yang Bisa Dikendarai Pakai SIM Mobil, Serius?
-
SIM Mati Ribet? Panduan Lengkap Perpanjang SIM A dan C: Offline vs Online
-
Ngadu ke DPR, Ojol Bongkar Praktik 'Beli Order' dan Tagih Janji Kesejahteraan yang Terlupakan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim