Suara.com - Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian puluhan mobil di wilayah hukumnya, yang dikendalikan narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang.
”Pencurian puluhan mobil itu, dikendalikan napi berinisial UT dari bilik selnya,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (13/3/2018).
Kasus pencurian ini terungkap setelah polisi menangkap HS (48), yang berperan sebagai penadahan mobil curian di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Senin (12/3/2018).
HS diringkus polisi yang melakukan penyamaran sebagai pembeli.
"Petugas melakukan undercover langsung menangkap dan membawa ke Polda Metro Jaya," kata Argo.
Berdasarkan hasil interogasi, polisi menemukan bukti percakapan di telepon seluler HS. Mobil hasil curian itu ternyata diperoleh dari pelaku berinisial RH (32) yang tinggal di kawasan Indramayu, Jawa Barat.
Setelah mendapatkan keterangan tersebut, polisi langsung meringkus RH. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengakui sudah puluhan kali melakukan aksinya. Polisi masih memburu dua rekan RH bernama Udin dan Dengil yang masih buron
"Pengakuan para TSK telah melakukan curanmor roda empat di 27 TKP, terbanyak di Jakarta Selatan," kata Argo.
Menurut Argo, para pelaku membagi peran saat melakukan aksi pencurian mobil. Sebelum menggasak, pelaku terlebih dahulu masuk ke bawah mobil sasarannya untuk mematikan alarm mobil.
Baca Juga: Ajak Warga Beralih ke PAM, Rumah Sandiaga Masih Pakai Air Tanah
"Kemudian membuka kap mesin menggunakan kunci T, selanjutnya menjebol lubang kunci kontak dengan menggunakan bor listrik, untuk selanjutnya menghidupkan mesin dengan menggunakan kunci kontak yang sudah disiapkan," jelasnya.
Argo melanjutkan, mobil hasil curian itu dijual kepada penadah seharga puluhan juta rupiah.
"Selanjutnya mobil yang diperoleh dijual kepada penadah dengan harga berkisar Rp15 sampai dengan Rp20 juta," katanya.
Melalui pengungkapan kasus ini, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa lima unit telepon genggam, tiga unit layar GPS dari mobil curian, kunci T, dan peralatan lain untuk membobol mobil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin