Suara.com - Aparat Polres Bandara Soekarno Hatta siap membantu petugas otoritas bandara berkaitan dengan surat edaran Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang melarang penumpang membawa power bank dan baterai lithium cadangan di pesawat udara
"Pastinya kita akan bersinergi untuk membantu pihak avsec (Aviation Security) khususnya untuk lakukan penertiban," kata Kapolres Bandara Soetta Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/3/2018)
Polisi juga akan memfokuskan sosialiasi agar masyarakat mengerti alasan pemerintah melarang power bank dan baterai litium cadangan dibawa saat melakukan aktivitas penerbangan.
"Kami akan koordinasikan sejauh mana peraturan ini diberlakukan dan sosialisasinya nanti akan segara kami bantu untuk sosialisasi ke masyarakat dan menyampaikan maksud dan tujuan agar masyarakat paham," katanya.
Menururnya peraturan tersebut diberlakukan setelah ada kejadian kebakaran pada penerbangan salah satu maskapai di Cina. Kejadian kebakaran yang sempat viral di media sosial itu diakibatkan ledakan power bank yang simpan penumpang pesawat yang di simpan di tas jinjing.
"Jadi viral awal terjadinya musibah atau kejadian di salah satu maskapai cina pada saat proses penerbangan perlu menjadi perhatian masyarakat untuk lebih memperhatikan azas-azas keselamatan dalam proses kehidupan dan penerbangan," katanya.
Dia pun mengimbau agar masyarakat yang hendak melakukan penerbangan tak membawa barang-barang yang dilarang petugas otoritas bandara.
"Hal-hal yamg menjadi kentuan yang berlaku mohon ditaati jadi atas dasar kesadaran. Jangan sekali-sekali, coba curi-curi atau sembunyi-sembunyi dengan peluang yang ada. Contoh bawa korek api, sajam atau barang-barang lain yang dilarang oleh pihak otoritas atau maskapai. Karena ini demi keselamatan orang banyak," kata Yusep.
Baca Juga: Honda Kenalkan Power Bank Mobil Listrik, Robot yang Bisa Dipeluk
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina