Suara.com - Posko pemenangan pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Kerinci Adirozal-Ami Taher (ADAM) di desa Koto Payang, Kecamatan Depati Tujuh, Kerinci dirusak orang tidak dikenal pada Kamis (15/3/2018) malam.
Kepada Metrojambi.com-jaringan Suara.com-seorang warga membenarkan peristiwa penyerangan yang terjadi pada pukul 21.30 WIB itu.
"Iya posko ADAM dirusak dan dirobohkan hingga rata dengan tanah. Kita tidak tahu kenapa posko pak Adi-Ami dirusak, katanya demokrasi," katanya.
Menurut saksi mata ini, penyerangan terjadi saat beberapa orang sedang duduk di posko pemenangan paslon ADAM. Tiba-tiba puluhan orang dengan kendaraan sepeda motor mendatangi posko tersebut.
"Puluhan orang tiba-tiba datang menyerang dan mengusir secara paksa tim ADAM yang sedang duduk di posko, karena sudah rusuh masyarakat pun keluar rumah melihat kejadian ini," ujarnya.
Warga yang berada di lokasi sempat melerai. Namun mereka tetap membabi buta dengan merobohkan posko paslon nomor urut 2 itu.
Parahnya lagi, massa juga membakar posko meski akhirnya dipadamkan oleh warga setempat.
"Setelah sempat diminta untuk musyawarah baik-baik oleh tim ADAM masa tidak menggubris, mereka langsung menghancurkan posko dan kemudian membakarnya, beruntung tetangga yang rumahnya berada diposko segera memadamkan api, tidak sampai disitu, beberapa orang yang duduk diposkopun diancam dibunuh oleh mereka," ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan Panwascam, Panwaslu Kabupaten Kerinci, Kasat Intel, Kabag Ops, Kapolsek Air Hangat Timur, dan anggota Kodim sudah berada di lokasi untuk penindaklanjutan insiden ini.
Baca Juga: Campuri Pemilu, 19 Warga dan Lembaga Rusia Kena Sanksi AS
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika