Suara.com - Sekretaris DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan masih optimistis terhadap wacana “poros ketiga” pada Pilpres 2019.
Menurutnya, komunikasi antara Demokrat, PAN dan PKB masih terus berjalan, sehingga jalan menuju kekuatan politik di luar kubu bakal capres Joko Widodo dkk serta Prabowo Subianto Cs.
"Komunikasi di level sekjen kami bertiga, waktu itu sudah berjalan tanggal 9 Maret itu. Kami terus berkomunikasi untuk melakukan dialog dengan tiga partai itu. Ini soal waktu saja," kata Hinca di DPR, Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Ia mengakui, beberapa hari terakhir belum ada pertemuan antarketiga ketua umum partai itu. Namun ia memastikan, komunikasi politik di antara ketiganya masih berjalan baik.
"Pak SBY (Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono) kebetulan di Jawa Barat, Pak Zul (Ketum PAN Zulkifli Hasan) ke Jaitm. Sekarang Cak Imin (Ketum PKB Zulkifli Hasan) lagi umrah menurut informasi teman-teman di sana. Jadi nunggu waktu untuk pertemuan lagi dan sementara komunikasi terus," tutur Hinca.
Komukasi yang tidak pernah putus, menjadi dasar keyakinan Demokrat terbentuknya poros ketiga di luar partai pendukung Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Demokrat Prabowo Subianto.
Hinca meyakinkan, semakin banyak pilihan pasangan kandidat di Pilpres 2019, semakin baik buat rakyat yang punya kuasa atas mandat terhadap pemimpinnya.
"Masih yakin (poros ketiga), karena dialog kami dengan PAN kemarin masih seperti itu. Kalau semakin banyak pilihannya makin bagus lah," tandasnya.
Baca Juga: Video Tak Pantas Pemain Persija Beredar, Gede Widiade Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai