Suara.com - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii menilai ancaman utama dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 adalah politik uang.
"Yang sulit itu menghadapi politik uang. Itu yang lagi menjadi problem. Kita mesti prihatin, karena lebih ganas politik uang sebenarnya," ujar Syafii saat menghadiri Diversity Awards di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2018).
Menurut Syafii politisasi suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) justru akan melemah. Dia optimis Pilkada Serentak di daerah tak dinodai penggunaan isu SARA.
Keyakinan Syafii justru berdasarkan kemajemukan yang dimiliki masyarakat Indonesia itu sendiri.
Karena itu, Syafii berharap kelompok masyarakat yang menjunjung tinggi keberagaman dan kemajemukan perlu jadi gelombang utama di tiap tahun politik.
"Kalau dibiarkan yang garis keras, teologi maut, yang mengajarkan berani mati dan tidak berani hidup, ini harus dilawan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Buya Syafii: Musala dan Balai Belajar Alquran di Bantul Dibakar
-
Temui Syafii Maarif, Uskup Agung Semarang Ucapkan Terima Kasih
-
Hujat Jokowi, Polri, dan Buya Maarif, AA Diciduk Polisi
-
Kunjungi Buya Syafii, Bamsoet Diminta Cegah Upaya Legalisasi LGBT
-
Syafii Maarif: 80 Persen Tanah Dikuasai Konglomerat
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas