Suara.com - Wasekjen DPP Partai Golkar Sarmuji membenarkan saat ini pihaknya tengah membujuk Mahyudin untuk mundur dari kursi pimpinan MPR.
Nantinya, sesuai hasil rapat pleno fraksi Golkar pada minggu lalu, sebagian besar anggota menginginkan Siti Hediati alias Titiek Soeharto menjadi pimpinan MPR. Partai Golkar telah membentuk tim guna membicarakan pergantian tersebut.
"Itu sampai sekarang sebenarnya kita ada yang ditugaskan untuk menemui Pak Mahyudin, berbicara dari hati ke hati," ujar Sarmuji di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).
Dia menegaskan jika partainya telah mempunyai pertimbangan dalam mengambil keputusan pergantian tersebut.
Salah satu pertimbangan tersebut ialah partainya menginginkan satu bentuk representasi kaum perempuan di tubuh pimpinan MPR.
Lantaran, ujar dia, diantara pimpinan lembaga tinggi negara, sekarang ini tidak ada satupun kaum perempuan.
Selain itu, Sarmuji tidak memungkiri jika partainya masih memiliki pendukung sisa-sisa orde baru. Dan itu dibutuhkan partai Golkar sebagai bentuk differensiasi.
"Dengan tampilnya Mbak Titiek ke panggung yang lebih luas, diharapkan mereka (pendukung orba) lebih solid ke partai Golkar," ujarnya.
Ia pun berharap Mahyudin bisa mengerti alasan strategis partai untuk menggantinya dengan Titiek.
"Tentu ini butuh proses dan butuh waktu, kita tunggu saja ini mudah-mudahan pada masa sidang berikutnya untuk menentukan. Mudah-mudahan Pak Mahyudin bisa mengerti kebijakan partai yang sudah diambil," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Golkar Hormati Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang: Biar Rakyat yang Menilai
-
KPK Usul Capres Harus dari Kader Partai, Golkar: Ideal, Tapi Jangan Tutup Pintu untuk Figur di Luar
-
Rudy Masud Didemo di Kaltim, Sekjen Golkar Ingatkan Kader: Peka ke Rakyat, Hindari Gaya Hidup Mewah
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer