Suara.com - Pasukan Arab Saudi kembali mencegat rudal yang ditembakkan oleh gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi, ke arah Kota Jazan di perbatasan Arab Saudi, demikian laporan Saudi Press Agency.
Rudal tersebut ditembakkan pada pukul 21.30 waktu setempat (13.30 WIB) dari Saada di Yaman ke arah Arab Saudi, dan pasukan udara Arab Saudi menghancurkannya sementara pecahannya jatuh di daerah permukiman di kota tersebut, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi (5/4/2018). Setakat ini, tak ada laporan mengenai korban.
Serangan semacam itu telah meningkat belakangan ini, saat berakhirnya perang pimpinan Arab Saudi melawan milisi di Yaman, dalam perang saudara tiga tahunnya.
Sementara itu, juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi yang memerangi gerilyawan Al-Houthi Kol. Turki Al-Maliki mengatakan dalam taklimat pada Rabu (4/4) bahwa koalisi membantu aliran bantuan kemanusiaan ke Yaman yang ditujukan buat lebih dari dua juta orang Yaman.
Ia menyatakan anggota milisi Syiah tersebut menembakkan 107 rudal, tapi Angkatan Udara telah membuktikan kemampuan mereka dalam menanggulangi serangan semacam itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Solidaritas untuk Jurnalis dan WNI yang Ditahan Israel Menggema di Bandung
-
Pernah Hajar Argentina, Arab Saudi Pede Jungkalkan Spanyol dan Uruguay di Piala Dunia 2026
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Melihat Penyulaman Kiswah Kabah di Kota Makkah
-
Delegasi Terbaik MEYS 2026 Diumumkan, Ini Dia Jajaran Pemenangnya!
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Ketum PRIMA Nilai Pidato Presiden Tegaskan Arah Baru Pembangunan Nasional Berbasis Ekonomi Pancasila
-
TAUD Minta Hakim Praperadilan Nyatakan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke POM TNI Tak Sah!
-
Prabowo Persilakan DPR hingga Kepala Daerah Cek Dapur MBG: Temuan Penyimpangan Langsung Ditindak
-
Pengamat Soroti Komunikasi Pemerintah, Optimisme Tak Nyambung dengan Realitas Rakyat
-
Cegah TPO, Kantor Imigrasi Palopo dan Pemkab Toraja Utara Bentuk Desa Binaan
-
Anggaran MBG Dipangkas, JPPI Minta Dana Pendidikan Fokus untuk Sekolah Rusak dan Guru
-
Medan Cukup Menantang, Ditjen Imigrasi Usul Buka Kantor di Toraja Utara
-
Menlu Ungkap Kendala Pembebasan 9 WNI di Israel: RI Pakai Jalur Turki, Yordania, dan Lembaga HAM
-
Menlu Sugiono: Penangkapan 9 WNI Misi Gaza oleh Israel Adalah Pelanggaran Kemanusiaan
-
Prabowo Ungkap Pernah Dibantu Megawati saat Masih 'Luntang-Lantung'