Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta berencana meminta perusahaan-perusahaan swasta maupun pemerintah, untuk mengubah waktu kerja karyawan selama perhelatan Asian Games pada Agustus 2018.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, pengubahan waktu kerja tersebut untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas kendaraan di sekitar gelanggang Asian Games 2018.
“Kami tengah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya soal mengatur arus kendaraan selama Asian Games 2018. Termasuk soal waktu kerja kantor dekat venue, akan diatur," ujar Sandiaga seusai rapat Evaluasi Progress Dukungan Asian Games 2018 di Ruang Pola Bappeda, Balai Kota, Jakarta, Jumat (6/4/2018)
Ia berharap, jam kerja karyawan perkantoran di sekitar gelanggang AG 2018 bisa disesuaikan dengan jadwal pertandingan berbagai cabang olah raga.
Sebelumnya, Sandiaga mengatakan pemprov memutuskan meliburkan anak sekolah saat perhelatan AG 2018.
"Akhirnya diambil keputusan adalah kita memutuskan untuk meliburkan sekolah secara menyeluruh di wilayah DKI, bukan hanya yang ada di sekitar venue atau di sekitar kampung atlet," ucap Sandiaga.
Sandiaga menuturkan, Pemprov meliburkan sekolah selama sembilan hari dengan catatan para murid diberikan tugas membuat karya tulis selama Asian Games.
Berita Terkait
-
Perbaiki Arena Lompat Jauh di SUGBK, PUPR Ambil Solusi Temporer
-
Pemprov DKI Putuskan Liburkan Sekolah Saat Asian Games
-
Ingin Nonton Asian Games di GBK? Siap-siap Parkir di Blok M
-
Balas Dendam, Sandiaga Kembali Tantang Menteri Susi di Air
-
OCA Komplain Jadwal Asian Para Games, INAPGOC: Jangan Mau Diatur
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
4 Oknum Polisi di Madiun Terlibat Kasus Peredaran Narkoba
-
Kejati Bengkulu Dalami Dugaan Mark Up Proyek PLTA, Dokumen Disita dari Tiga Lokasi
-
Refly Harun Bongkar 7 Keberatan di Kasus Ijazah Jokowi: Ijazah Asli Justru Makin Meragukan
-
Momen Haru Sidang Kasus Demo Agustus, Ayah Terdakwa Peluk Anak di PN Jakut
-
Rencana Wapres Gibran ke Yahukimo Terhenti, Laporan Intelijen Ungkap Risiko Fatal
-
Dubes WHO Yohei Sasakawa Sorot Fakta Pahit Kusta: Diskriminasi Lebih Menyakitkan dari Penyakitnya
-
Jerman, Prancis, Swedia dan Norwegia Kirim Militer ke Greenland, NATO Siap Hadang AS
-
Banjir Ancam Produksi Padi Lebak, Puluhan Hektare Sawah Terancam Gagal Panen Total
-
Ono Surono Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Bupati Bekasi, Kapasitas Sebagai Ketua PDIP Jabar
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan