Suara.com - Penyalahgunaan obat-obatan yang masuk kedalam kategori obat penenang di Tangerang kian memprihatikan. Hal ini terkuak dari pengungkapan 168 ribu butir oleh Polres Metro Tangerang Kota.
Ratusan ribu butir obat yang kerap digunakan untuk sebagain pasien penderita gangguan kejiwaan ini, diamankan petugas dari seorang mahasiswa universitas di Tangerang berinisial HS, di Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Tangerang, Banten.
"Jadi masyarakat melapor ke kita kalau di Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, diduga jadi tempat mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin," kata Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley Silalahi saat gelar perkara di Polrestro Tangerang Kota, Senin (9/4/2018).
Obat-obatan tersebut, kata Harley, disimpan pelaku didalam tujuh buah kardus yang masing-masing berisi 24 botol plastik.
"Saat kami geledah, kami menemukan botol plastik yang didalamnya berisi obat Hexymer dengan jumlah keseluruhan 168 ribu butir," ungkap Harley.
Pelaku sendiri, kata Harley, menjual obat terlarang itu hanya di kawasan Kota Tangerang saja. Sementara itu, menurut pengakuan tersangka, obat Hexymer tersebut didapatkan dari luar Kota Tangerang.
"Hexymer ini merupakan salah satu obat penenang atau pun obat parkinson yang sering kita ketahui bersama yang biasanya untuk menangani penyakit-penyakit kejiwaan. Efek yang ditimbulkan penggunanya akan mengalami halusinasi," terang Harley.
Atas perbuatannya, tersangka disangkakan dengan Pasal 197 Subsider Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Anggy Muda)
Baca Juga: Polisi Tangerang Tembak Mati Bandar Narkoba Bawa 140 Gram Sabu
Berita Terkait
-
Apa Itu Alprazolam yang Dikonsumsi Fachri Albar? Ini Manfaat dan Efeknya
-
Gak Cuma Jadi Mirip Zombie, Ini Beberapa Dampak Negatif Obat Xylazine Jika Dikonsumsi Oleh Manusia
-
David Korban Penganiayaan Mario Dandy Diberi Obat Penenang Meski Belum Sadar, Agar Tenang dan Tak Gelisah?
-
Sophia Latjuba Ngaku Punya Fobia Naik Pesawat Sampai Harus Minum Obat Penenang, Ini 5 Cara Untuk Mengatasinya
-
Positif Benzo, Polisi Temukan Tujuh Butir Alprazolam dari Tangan Manajer BCL
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta
-
Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial