Suara.com - Pelarian Samsuddin Siregar, pemilik pabrik miras oplosan di Cicalengkap, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berakhir di Sumatera Selatan.
Samsuddin, berhasil ditangkap di perbatasan Provinsi Sumatera Selatan saat hendak melarikan diri. Pelaku yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jawa Barat itu, diduga hendak menuju Jambi.
Anggota Polda Sumsel bersama Polda Jabar yang mengetahui keberadaan pelaku, langsung melakukan penangkapan terhadap Samsuddin. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Menurut Slamet, saat ini Samsuddin telah dibawa ke Polda Jabar untuk dilakukan pemeriksaan, terkait miras oplosan maut yang telah merenggut puluhan nyawa itu.
"Betul DPO miras tertangkap di perbatasan Sumsel, sekarang langsung dibawa oleh anggota Polda Jabar," kata Slamet saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (18/4/2018).
Ia menjelaskan, Polda Sumsel saat ini hanya sebatas membantu (backup) Polda Jabar dalam kasus tersebut. Seluruh penanganan tersangka, sepenuhnya diambil oleh Polda Jabar.
"Semua memang fokus di Polda Jabar terkait kasus (miras) ini. Kita, hanya memback up. Penyelidikan pun hak Polda Jabar, " ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wakapolri Komjen Pol Syafrudin sebelumnya memberikan peringatan keras untuk segera menangkap pemilik miras oplosan tersebut dan menangani kasus yang menewaskan 34 orang itu dilakukan secara tuntas.
Polri di seluruh daerah sendiri, saat ini terus gencar melakukan operasi pemberantasan miras yang meresahkan masyarakat.
Baca Juga: Razia Miras Oplosan, Kapolda: Jangan Ada Lagi Korban Jiwa
Di Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan sendiri, pada malam kemarin sebelumnya berhasil membongkat home industri miras yang berkedok rumah makan. Dari sana, ribuan botol serta bahan baku pembuat miras oplosan diamankan petugas, begitu juga dengan tujuh para pekerja ikut diamankan. [Andhiko Tungga Alam]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!