Suara.com - Pamong Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menutup secara resmi dua diskotek yakni Sense dan Exotic, Kamis (19/4/2018). Penutupan tanpa perlawanan.
Gedung diskotik Exotic yang terletak di Jalan Jayakarta Dalam, Mangga Besar, Jakarta Pusat ini di segel oleh Satpol PP dengan memasang spanduk di depan pintu masuk.
Selain itu di depan lobi gedung tempat hiburan malam kelas menengah bawah ini juga dipasang garis pembatas Satpol PP sebagai tanda tak boleh dimasuki. Tak terlihat kegitan apapun di area gedung ini.
Dari pihak managemen Exotic dan karyawannya tak ada yang bisa dikonfirmasi mengenai penutupan ini. Di depan gedung ini hanya tampak lahan parkir motor dan mobil yang kosong.
Penutupan ini dilakukan 60 Satpol PP perempuan untuk menutup secara resmi dua diskotek yakni Sense dan Exotic. Kebanyakan mereka berhijab. Selain mengerahkan 60 Satpol PP perempuan, Sandiaga juga mengerahkan 10 penyidik Pegawai Negeri Sipil.
Pemerintah Provinsi Jakarta mencabut izin usaha Diskotek Exotic yang ada di Kompleks Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Karena terbukti ditemukan narkoba. Penutupan ini dilakukan setelah menerima surat rekomendasi pelanggaran di Diskotek Exotic dari Dinas Pariwisata.
Bukti yang dijadikan dasar Pemprov DKI mencabut izin usaha Diskotek Exotic adalah surat rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional. Hal ini menyusul meninggalnya Sudirman yang diduga overdosis narkoba setelah menghabiskan waktu di Diskotek Exotic, Jakarta Pusat, pada Minggu (1/4/2018).
Baca Juga: Satpol PP Berhijab Eksekusi Tutup Diskotek Sense dan Exotic
Berita Terkait
-
Satpol PP Berhijab Eksekusi Tutup Diskotek Sense dan Exotic
-
Penjualan Rumah DP Nol Rupiah Dimulai Paling Lambat Mei 2018
-
Trik Pemprov DKI Promosikan Asian Para Games dan Asian Games
-
Soal Karaoke Sense, Sandiaga: Tutup Sekarang, Cabut Perizinan
-
Gempa Kembali Guncang Banten dan Jakarta, Tak Berpotensi Tsunami
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius