Suara.com - Komisi III bidang Hukum, HAM dan Keamanan DPR RI meminta pihak kepolisian serius menangani kasus seks menyimpang dengan bertukar pasangan suami-istri (swinger) yang berhasil diungkap Polda Jawa Timur beberapa hari lalu.
Adies Kadir, Anggota Komisi III DPR RI mengatakan, ditemukannya kasus swinger adalah fenomena yang sangat memalukan.
"Ini fenomena yang sangat memalukan. Pihak kepolisian harus jeli menangani kasus swinger ini. Jangan sampai kejadian ini berimbas pada perusakan moral bangsa," tegas Adies Kadir pada Suara.com disela-sela kunjungan Komisi III DPR RI si Polda Jatim, Kamis (19/4/2018).
Kasus swinger, tambah Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Golkar ini, harus diselidiki pihak kepolisiam dengan jeli.
"Ini degradasi moral bangsa. Polisi harus teliti dan jeli menangani kasus ini. Seks menyimpang suami dengan istri orang dan sebaliknya sudah melenceng jauh dari sendi-sendi moral bangsa yang berazaskan Pancasila," pungkasnya.
Sebelumnya, Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap komunitas pasangan suami-istri yang berprilaku seks menyimpang. Mereka bertukar pasangan (swinger) hanya untuk kepuasan dalam berfantasi seksual.
Kasus itu terungkap berkat informasi masyarakat soal adanya aktivitas sosial menyimpang, yakni bertukar-tukar pasangan ranjang yang dilakukan di sebuah hotel di Malang Jawa Timur.
Alhasil, polisi berhasil meringkus tiga pasangan suami-istri (pasutri) yang sedang asik berhubungan badan bersama dalam satu kamar hotel.
Mereka, antara lain THD (53 tahun) dan istrinya, RL (49), warga Surabaya; SS (47) dan istrinya, DS (29), warga Malang; dan WH (51) bersama istrinya, AG (30), juga warga Malang. (Achmad Ali)
Baca Juga: Fakta-fakta Liza Elly, Tak Cuma Cantik dan Seksi Tapi Berprestasi
Berita Terkait
-
PWNU Jatim Maafkan Sukmawati dan Bakal Cabut Laporan Polisi
-
Jembatan Widang Ambruk Diduga karena Beban Truk sampai 120 Ton
-
Jembatan Widang Tuban Ambruk, Lalu Lintas Dialihkan ke Bojonegoro
-
Detik-detik Grup Sparkling Pesta Seks Sebelum Ditangkap
-
Penampakan Jembatan Widang Tuban Ambruk yang Tewaskan 2 Orang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet