Suara.com - Aparat Polres Malang, Jawa Tiur, meringkus empat pemuda yang menanam pohon ganja di belakang rumah.
Keempat pemuda itu ialah DH (24) warga Jalan Bantaran, AR (23) warga Jalan Almunium, DS (27) warga JAlan Taman Siswa, dan HQ (27) warga Jalan Serani, Kota Malang.
“Kami juga menyita 37 batang pohon ganja yang ditanam dalam pot sejak setahun terakhir. Mereka sudah dua kali panen,” kata Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Asfuri, Selasa (24/4/2018).
Ia mengatakan, seluruh tanaman ganja itu ditanam di rumah kosong milik keluarga HQ. Ia menjelaskan, HQ sebenarnya disuruh paman untuk menjaga rumah tersebut, tapi disalahgunakan untuk menanam ganja.
Ganja tumbuh subur di halaman belakang rumah selebar empat meter dan panjang tiga meter tersebut. Sementara tanaman ganja yang disita polisi rata-rata sudah setinggi satu meter.
Polisi membongkar kasus ini setelah menangkap salah satu tersangka. Saat ditangkap, tersangka membawa sebungkus dan satu toples ganja kering. Setelah ditelusuri, ternyata pelaku berjejaring dan menanam sendiri.
"Mereka sudah panen dua kali. 150 gram dijual Rp 1,4 juta," ujarnya.
Kempat tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 Undang-Undang 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Motif mereka menanam ganja karena faktor ekonomi, keuntungan besar menjadi alasan keempatnya menanam ganja. [Sugianto]
Baca Juga: Komplotan Ustaz Gadungan, Tipu Korban Pakai Wirid
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno