Suara.com - Puluhan anggota Densus 88 Polri menggerebek sebuah rumah kontarakan yang diduga terlibat jaringan teroris di Kampung Neglasari, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/5/2018).
Dari informasi yang dihimpun, penggrebekan terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB. Puluhan anggota Densus 88 bersenjata lengkap menjaga ketat kontrakan itu.
Warga sekitar pun dilarang untuk mendekati ataupun mengambil foto di lokasi kejadian.
"Ada satu perempuan yang dibawa polisi. Belum tahu saya juga dia memang terlibat teroris atau enggak," kata ketua RT setempat Yayat Karyadi, Sabtu (5/5/2018).
Yayat mengaku tidak mengetahui jelas identitas perempuan yang baru tiga bulan tinggal di rumah kontarakan itu.
Dirinya hanya mengetahui bahwa wanita tersebut sehari-hari berjualan jajanan cireng di sebuah sekolah dekat kontrakan.
"Nama dan asalnya dari mana, kita enggak tahu. Diminta identitas saja susah. Yang saya tahu dia biasanya jualan cireng di sekolahan," jelasnya.
Setelah menggeledah rumah kontrakan tersebut, anggota Densus 88 melanjutkan penggeledahan di sebuah rumah yang berada di Gang Al-Huda Bendungan Ciawi, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Indonesia Sisakan Dua Wakil di New Zealand Open
Belum diketahui apakah dalam penggeledahan di lokasi kedua pihak Densus 88 menangkap terduga teroris atau tidak.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penggerebekan tersebut. [Rambiga]
Berita Terkait
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai, Wamensos: Ini Perintah Presiden
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat