Suara.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengingatkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersikap netral dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah. Meski PNS mempunyai hak pilih.
Dalam pemilihan umum, PNS tidak boleh menunjukan keberpihakan pada salah satu calon. Semisal kampaye terbuka.
"Bukan hanya itu, PNS tidak boleh berpolitik," ungkap Abhan usai deklarasi 'Jurnalis Damai dan Beretika dalam Pemilu' di Gedung Bawaslu, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).
Abhan menjelaskan PNS boleh datang pada saat adanya kampanye dari salah satu partai untuk mendengarkan visi dan misi dari calon tersebut. Akan tetapi pada saat mendatangi kampanye, PNS tidak diperbolehkan memakai atribut parpol dan atribut PNS.
"Seorang PNS masih punya hak pilih, jadi ketika dia datang ke kampanye sah-sah saja. Dia punya hak pilih. Sehingga dia perlu mendengarkan visi misi dari pasangan calon itu," ujarnya.
"Tapi yang penting, dia tidak menggunakan atribut parpol. Dia tidak menggunakan atribut sebagai PNS dan tidak memobilisasi kawan-kawannya untuk kampanye," tuturnya.
Berita Terkait
-
Bawaslu Tak Permasalahkan Deklarasi Politik di CFD, Asalkan...
-
MenPAN: Mudik Pakai Mobil Dinas Khusus untuk PNS Golongan Rendah
-
Dugaan Curi Start Kampanye, PSI Dipanggil Bawaslu Lagi Hari Ini
-
PNS Ditangkap karena Bercanda soal Bom di Bandara Makassar
-
May Day, Rieke Tuntut Pemerintah Angkat Honorer Jadi PNS
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek