Suara.com - Seorang pekerja rumah tangga, Rustina (20) tahun ditangkap karena membunuh anaknya. Dia membuang bayinya yang baru melahirkan ke tong sampah dekat rumah majikannya.
Kejadian itu di kamar mandi rumah majikannya di Jalan Sunter IX, Villa Danau Indah Blok AC, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di kamar mandi itu Rustina melahirkan.
Kepada polisi, Rustina menjelaskan kronologi soal pembunuhan terhadap darah dagingnya itu. Rustina melahirkan bayinya di kamar mandi. Setelah itu, bayi yang dilahirkannya langsung dibunuh dan dimasukan ke dalam kantong plastik warna merah. Mayat bayi itu kemudian dibuang ke tong sampah tak jauh dari rumah majikannya.
"Lahir di kamar mandi. Di masukan ke ember terus dibuang pakai kantong plastik," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol Supriyanto saat dihubungi Suara.com, Selasa (8/5/2018).
Kasus ini terungkap setelah tetangga tersangka curiga dengan penampakan kantong plastik saat hendak membuang sampah di sekitar rumahnya, Minggu (6/5/2018) malam.
Atas kecurigaan itu, warga kemudian memanggil petugas keamanan setempat. Tak disangka, kantong plastik itu berisi jasad bayi.
"Jadi dibuang di tempat sampah. Terus ada orang lewat, pembantu depan lihat. Terus manggil petugas keamanan dan dilanjutkan panggil polisi. Saat itu langsung kita cek," kata Supriyanto.
Terkait kasus pembunuhan bayi tersebut, Rustina kini harus mendekam di rumah tahanan Polsek Tanjung Priok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Tersangka kami kenakan Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," kata dia.
Baca Juga: Aksi Pembunuhan Si Cantik Laura Tak Hanya Dilakukan oleh Stevanus
Berita Terkait
-
Sadis! Rustina Bunuh Bayinya Setelah Melahirkan di Kamar Mandi
-
Berlumuran Darah, Mayat Laura Sempat Dibawa ke Mal Gajah Mada
-
Detik-detik Si Cantik Laura Dibunuh dengan Sadis di Rumah Sendiri
-
Aksi Pembunuhan Si Cantik Laura Tak Hanya Dilakukan oleh Stevanus
-
Aneh, 6 Liter Bensin Tak Bisa Membakar Mayat Si Cantik Laura
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan