Suara.com - Polisi telah membekuk pemuda bernama Sony Setiawan (20) lantaran nekat menjual MY (19), sang kekasih sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Dari hasil pemeriksaan, Sony mengaku telah tinggal satu rumah alias kumpul kebo bersama MY sejak 2014 lalu.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Moh. Faruk Rozi memyampaikan, Sony menjalankan bisnis prostitusi dengan cara menjual kekasihnya kepada para pria hidung belang dan sudah berjalan hampir 1 tahun.
"Menjajakan pacarnya (menjadi PSK) sejak tahun 2017," kata Faruk saat dikonfirmasi, Kamis (17/5/2018).
Tak hanya MY, Sony yang masih berstatus mahasiswa itu juga turut menjadi mucikari untuk perempuan lain. Perempuan-perempuan itu dipasarkan kepada para pelanggannya melalui media sosial.
"Selain pacarnya (MY) ini, juga ada wanita lain yang dijajakan melalui tersangka (Sony)," kata dia.
Prostitusi ini terbongkar setelah polisi melakukan penyamaran sebagai pelanggan. Petugas langsung menangkap Soni saat berada di Hotel D'ARCICI Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (13/5/2018) malam.
Dari keterangannya kepada polisi, Sony mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100.000 bila MY sudah bisa memuaskan seks para pelanggannya. Adapun tarif jasa seks sang kekasih yang dipatok Sony sebesar Rp 600.000.
Dari penangkapan itu, polisi menyita uang Rp 700.000, dua buah kondom, satu buah kunci kamar hotel, kwitansi pembayaran hotel dan satu buah ponsel merek Samsung.
Baca Juga: Sebelum Ditangkap, Ratu Prostitusi Online Keyko Ganti Nama 2 Kali
Atas perannya sebagai mucikari, Sony dijerat Pasal 296 KUHP Juncto Pasal 506 KUHP. Pemuda tersebut kini harus meringkuk di rumah tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Berita Terkait
-
Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok
-
Bea Cukai Pakai Jebakan Canggih Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkoba Kuncup Bunga
-
Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 4,03 Miliar Dolar AS hingga Mei 2026
-
Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan
-
Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari
-
6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan