Suara.com - Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Tinton Yudha Riambodo menyatakan, identifikasi terhadap delapan orang yang tewas akibat kebakaran di sebuah rumah indekos di Kota Surabaya, Selasa (29/5/2018), menunggu tim DVI Polda Jawa Timur.
"Kami mencoba untuk mengidentifikasi dari para jenazah yang ada di TKP. Kami akan memastikan lagi dan besok pagi tim identifikasi dari Polda Jatim akan mengindentifikasi," kata Tinton kepada wartawan di kamar mayat RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Tinton mengatakan, adanya Tim DVI untuk mengidentifikasi secara maksimal agar memastikan tidak adanya kekeliruan terhadap jenazah korban kebakaran.
"Kami juga telah memberikan pengertian kepada pihak keluarga terkait lamanya proses identifikasi itu. Sementara hingga Selasa malam, jenazah tetap ada di kamar mayat RSUD Dr Soetomo," ujarnya.
Tinton menjelaskan, sudah dilakukan proses awal, kemudian secara menyeluruh besok pagi oleh tim Identifikasi dari Polda Jatim untuk memastikan korban kecocokan data korban.
"Sementara jenazah sudah banyak yang tidak diketahui karena hancur terbakar. Kami ingin memastikan lagi. Itu yang dilakukan tim Polda," ucapnya.
Untuk jenis kelamin dari jenazah korban sudah diketahui, tetapi Tinton enggan memberikan keterangan lebih lanjut karena tim DVI yang akan memberikannya.
Sementara untuk penyebab kebakaran, pihaknya juga menunggu penyelidikan dari tim Laboratorium Forensik Polda Jatim.
"Data pendukung sudah dapat dari keluarga tinggal yang lain-lain dari tim forensik. Kami doakan agar proses ini cepat, kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ikut berbela sungkawa terhadap korban," tuturnya. [Antara]
Baca Juga: Kebakaran Rumah Indekos di Surabaya, Tewaskan Delapan Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun