Suara.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M. Iqbal menghimbau bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri atau Lebaran bersama keluarga di kampung halaman agar menjaga keselamatan. Selain itu mengantisipasi rumah yang ditinggalkan dala keadaan kosong.
Iqbal meminta masyarakat tak menonjolkan barang - barang mewah atau juga perhiasan di ruang publik. Sebab itu bisa membuat orang dapat terpancing membuat tindak kejahatan.
"Jangan juga membuka kesempatan ada niat, terpancing. Awalnya tidak ada niat tapi liat kalung, gelang, emas dan motor maka terpancing," kata Iqbal, Kamis (31/5/2018)
Maka itu, patroli - patroli kepolisian bersama anggota masyarakat di lingkungan agar tetap berkoordinasi menjaga keamanan selama mudik Lebaran.
"Kami mengimbau agar patroli siskamling dan ketua RT, RW dan Kapolsek. Semua kami libatkan menjelang mudik lebih ditingkatkan," ujar Iqbal
Iqbal menambahkan bagi warga yang meninggalkan rumahnya tak berpenghuni agar memberitahukan kepada tetangga atau ketua RT setempat.
"Diharapkan memberitahu tetangga dan dipastikan rumah aman seperti listrik kompor kunci pintu, jendela. Dikasih tahu tetangga kalau pulang kampung dari hari apa ke hari apa," ujar Iqbal
Selain itu, polisi juga membentuk tim untuk rumah kosong (Rumsong) jelang mudik Lebaran, agar tak terjadi tindak kriminal.
"Kepolisian setempat bersama unsur lainnya membentuk tim rumsong (rumah kosong). Itu tugasnya patroli melakukan pencegahan. Pencegahan maksimal meniadakan tindak pidana," kata Iqbal
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT