Suara.com - Calon Gubernur Petahana Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Anggota Komisi III DPR RI Aziz Syamsuddin dijadwalkan untuk diperiksa pada Selasa (5/6/2018). Namun, keduanya tidak bisa memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung yang sudah terjerat dalam kasus e-KTP.
"Satu hari sebelum jadwal pemeriksaan hari ini, KPK menerima surat dari Aziz Syamsudin dan Ganjar Pranowo yang menyampaikan informasi tidak bisa datang memenuhi panggilan KPK sebagai saksi," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan.
Febri mengatakan ketidakhadiran Aziz karena masih sibuk dengan kegiatan partainya di Lampung. Selain itu, dia juga akan mengikuti rapat dengan Menko.
"Aziz Syamsudin menyampaikan ada kegiatan partai di Lampung di hari Selasa dan rapat dengan Menko di hari Kamis. Sehingga meminta penjadwalan kembali," kata Febri.
Sementara Ganjar menyampaikan alasan kesibukannya di pemilihan Gubernur Jateng sebagai alasan ketidakhadirannya. Sama seperti Aziz, dia meminta untuk dijadwalkan ulang.
"Sedangkan Ganjar Pranowo pada pokoknya menyampaikan tidak dapat hadir dan meminta penjadwalan ulang dengan pertimbangan sedang mempersiapkan pencalonan sebagai kepala daerah," katanya.
Irvanto dan Made ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus e-KTP karena diduga sebagai penampung uang hasil korupsi Setya Novanto dari proyek e-KTP. Setnov sendiri sudah divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Tipikor.
Berita Terkait
-
KPK Amankan 6 Orang Terkait Fee Proyek di Kabupaten Purbalingga
-
Masinton Minta KPK Tak Beropini Negatif soal Ketua DPR
-
Duh! KPK Terancam Berubah Jadi Komisi Pencegahan Korupsi
-
KPK OTT di Purbalingga, 4 Orang Dibekuk Termasuk Kepala Daerah
-
Jokowi Pejabat yang Paling Banyak Kembalikan Gratifikasi ke KPK
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali