Suara.com - Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat menembak kaki salah seorang anggota geng motor. Anggota geng motor itu mengeroyok dua orang warga.
"Seorang tersangka terpaksa kami tembak kakinya karena melawan dan mencoba melarikan saat hendak ditangkap," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro di Sukabumi, Selasa (5/6/2018).
Informasi yang dihimpun, penangkapan tersebut berawal dari kasus penyerangan yang dilakukan dua orang tersangka diduga anggota geng motor Brigez di wilayah Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.
Tersangka menyerang dua korbannya dengan menggunakan senjata tajam dan secara membabi buta melakukan pembacokan dan penikaman sehingga korbannya harus dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH karena lukanya yang cukup parah.
Kasus pembacokan tersebut sempat viral di media sosial yang kemudian dikembangkan Polres Sukabumi Kota dan kurang dari 1x24 jam tersangka berhasil diringkus.
"Kami tidak segan bertindak tegas kepada anggota geng motor yang meresahkan karena ini komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga," tambahnya.
Susatyo pun menginstruksikan kepada jajarannya untuk mempersempit ruang gerak anggota geng motor agar tidak bisa berbuat onar atau melakukan aktivitas yang membuat resah warga. Namun di sisi lain, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap klub motor untuk memberikan citra positif di masyarakat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini