Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera membeberkan isi pertemuan dan pembicaraan sejumlah elite oposan rezim Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan pentolan FPI Rizieq Shihab di Mekkah, Arab Saudi, Sabtu (2/6) akhir pekan lalu.
Elite oposan yang bertemu Rizieq itu ialah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri dan sejumlah pimpinan PKS lainnya.
Mardani mengatakan, selain bersilaturahmi, tokoh-tokoh oposisi pemerintah itu juga membicarakan Koalisi Keumatan yang diusulkan Rizieq.
"Secara umum saya bilang ada tiga. Seperti apa sih Koalisi Keumatan ini platformnya, kontennya. Terus siapa saja yang mungkin bisa bergabung. Kan udah ada Gerindra PKS, PAN," kata Mardani di DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2018).
Selain itu, lanjut Mardani, pihaknya juga akan mengajak partai lain untuk bergabung dalam koalisi.
"Kami sedang mengajak yang lain. Ada yang mau bergabung lagi tidak? Baru kemudian susunan capres dan cawapres pembicaraan awal," ujar Mardani.
Lebih lanjut ia menjelaskan, mereka memercayai sosok Rizieq dapat menjadi pendulang suara pada Pilpres 2019, sekalipun Rizieq tidak memiliki partai politik. Sebab itu, Rizieq dilibatkan dalam koalisi.
"Habib Rizieq ini bukan orang parpol, tapi de factonya Habib Rizieq ini dirujuk banyak pihak keumatan. Jadi ya perlu diajak bicara," kata Mardani.
Dalam pembicaraan di Mekah saat itu, tak ada pembahasan Rizieq akan diusung sebagai kandidat. Tetapi dia bisa meraup suara bagi kandidat yang akan diusung koalisi.
Baca Juga: Habib Rizieq Mau Bentuk Koalisi Umat, Istana: Umat yang Mana?
"Dalam pembicaraan kami Habib Rizieq bukan sebagai Capres atau Cawapres. Beliau sebagai penganjur. Dia punya pengikut yang fanatik," tandasnya.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Mau Bentuk Koalisi Umat, Istana: Umat yang Mana?
-
Trimedya: Kasus Pornografi Rizieq Bisa Dihentikan Jika...
-
Mabes Polri Pastikan Kasus Pornografi Rizieq Belum Dihentikan
-
Kabar Kasus Pornografi Rizieq SP3, Polda dan Mabes Saling Lempar
-
Misteri Hilangnya Foto Prabowo, Amien dan Rizieq di Instagram
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat