Suara.com - Polsek Sagaranten dan Polres Sukabumi, Jawa Barat menangkap dua pelaku perampokan sopir angkutan berbasis daring atau online di wilayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.
Kasubag Humas Polres Sukabumi AKP Sunarto mengatakan pihaknya mendapatkan informasi perampokan sopir angkutan online pada Minggu (10/6/2018) pukul 04.30 WIB.
"Pelakunya melarikan diri ke arah Kecamatan Sagaranten. Kami langsung melakukan pengejaran dan berkat kerja sama seluruh pihak dua pelaku perampokan berhasil ditangkap," katanya di Sukabumi, Minggu.
Kedua pelaku tersebut berinisial HAA (36) warga Kampung Pasirgadung, Desa Cibeber 4, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor dan HA (32) warga Kampung Cemeng Ngepla, Kelurahan Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo.
Pencurian yang disertai kekerasan tersebut terjadi di Jalan Datarmahoni, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap. Korban bernama Zaenal Arifin (24) sopir online warga Kampung Grogol Sebrang, Kelurahan Limo, Kota Depok.
Dalam penyelidikan dan meminta keterangan korban, polisi mendapat informasi ada tiga orang laki-laki tak dikenal menanyakan arah jalan ke Sagaranten dan polisi melakukan pencarian hingga ke daerah perkebunan karet PT Talaga Kantjana. Sunarto mengatakan hingga saat ini polisi masih mengejar seorang tersangka yang sudah diketahui identitasnya dan diharapkan dalam waktu dekat bisa segera ditangkap.
"Kami berhasil menangkap dua tersangka, dan saat ini masih dimintai keterangan perihal keterlibatan mereka pada kasus perampokan sopir taksi online tersebut," kata Sunarto. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?
-
Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Tinggalkan Pupuk Impor, Prabowo Instruksikan Implementasi Inovasi Batu Bara dan Briket Jagung
-
Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel
-
Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual