Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan puncak arus mudik terjadi pada dua hari sebelum hari Lebaran. Hanya saja diprediksi jumlah kendaraan akan ramai mulai besok.
"Kalau dari angka-angka bisa dikatakan puncak, tapi kita tidak tahu dua hari berikutnya seperti apa, karena swasta baru lusa liburnya," kata Budi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (11/6/2018).
Menurut Budi, jumlah kendaraan pemudik, Sabtu (9/6/2018) dan Minggu (10/6/2018) yang melewati gerbang tol Cikampek menuju ke timur memang melonjak. Namun, kenaikan jumlah kendaraan pemudik bisa terjadi kembali pada Selasa (12/6/2018) hingga Kamis (14/6) karena mempertimbangkan hari libur pegawai swasta.
Menurut data PT Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek, jumlah kendaraan yang melewati gerbang tol Cikarang Utama 1 pada Minggu (10/6/2018) tercatat sebanyak 88.593 unit.
Jumlah tersebut menurun dari hari sebelumnya yang tercatat sebanyak 109.165 kendaraan melewati GT Cikarang Utama 1 menuju ke arah timur. Kemudian pada Jumat (8/6/2018), jumlah kendaraan yang melalui gerbang tol itu sebanyak 89.363 unit.
PT Jasa Marga memprediksi arus kendaraaan mudik akan kembali bertambah pada 3 hari dan 2 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 2018. Hal itu mempertimbangkan hari libur sejumlah pegawai perusahaan swasta yang dimulai pada 12 maupun 13 Juni 2018. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
-
Melihat Batas Tipis Kebenaran dan Naluri dalam Film Ayah, Aku Mau Cerita!
-
Perbandingan Wuling Binguo EV vs Chery Omoda E5 vs BYD Dolphin: Harga Mirip, Mending Mana?
-
Ulasan Novel Heaven: Potret Kelam Perundungan dan Pencarian Makna Hidup
-
Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
Personel TNI dari Tamtama hingga Perwira Kini Bisa Ikut Pendidikan Militer di China
-
Luthfi Tantang Kepala Daerah Jaga APBD: Tak Boleh Ada Satu Rupiah Pun Salah Sasaran
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
Alumni Unsoed: Usut Suap Saja Tak Cukup, Tata Kelola Kampus Harus Diaudit Total