Suara.com - Warga Bekasi, Jawa Barat kini sedang diresahkan oleh serangan monyet liar setelah dua orang di Perumahan Pondok Mitra Lestari (PML), Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, digigit monyet yang berkeliaran di sekitar kompleks.
"Siang tadi satu dari tiga monyet liar yang berkeliaran di kompleks kami berhasil ditangkap, tapi sore tadi kembali lepas dan menggigit lagi satu satpam kami," kata Plt RW13 PML Rio Budianto di Bekasi, Jumat malam (22/6/2018).
Menurut Rio, korban gigitan monyet liar itu bernama Dayat, salah satu satpam di PML. Monyet itu tadinya berhasil ditangkap Dayat dengan memancingnya turun dari atap rumah warga menggunakan umpan pisang dan langsung dimasukkan ke dalam kandang besi.
Monyet itu ditangkap setelah menggigit satpam lain di PML yang bernama Abdul Azis pada Kamis sore (21/6/2018).
"Sekitar pukul 16.30 WIB, Dayat mengeluarkan monyet tersebut dari kandangnya dengan maksud memasang tali di leher dan dipelihara. Tapi rupanya lepas dan menggigit lengan Dayat," katanya.
Dayat kemudian dilarikan ke klinik terdekat untuk dirawat.
Rio mengaku akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangkap monyet liar tersebut karena dianggap meresahkan warga, khususnya kaum ibu rumah tangga.
Monyet yang belum diketahui asal muasalnya itu diketahui bebas berkeliaran di PML sejak 2016 dan telah berulang kali menyerang warga.
"Pernah tukang sayur yang lewat di depannya diserang karena mungkin dia cari makan," katanya.
Adapun Abdul Azis, korban gigitan monyet sebelumnya, mengalami luka robek pada tangannya. Luka pada tangan Abdul itu dalamnya sekitar 2 centimeter. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk