Suara.com - Seorang penumpang ojek online yang belum diketahui identitasnya, tewas usai motor yang ditumpanginya terjatuh dan terlindas bus di Jalan Raya Pajajaran, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat.
Menurut warga sekitar, David (38), kecelakaan terjadi saat sepeda motor ojek online yang tengah membawa seorang lelaki melaju dari arah Tugu Kujang menuju Sukasari sekitar pukul 07.30 WIB.
Setibanya di jalan menikung, sepeda motor tersebut berusaha menyalip bus yang ada di depannya dari sisi kiri jalan. Diduga, motor itu menyenggol badan bus sehingga hilang keseimbangan dan terjatuh.
"Kan jalan itu belokan ke kiri ya, terus motor itu mau nyalip bus di depannya dari kiri juga. Mungkin karena terlalu mepet, jadi motor itu kesenggol bus terus mereka jatuh," katanya, Rabu (27/6/2018).
Nahas, ketika terjatuh penumpang ojek online itu masuk ke kolong dan terlindas ban belakang bus. Sedangkan, pengemudi ojek online juga terjatuh tetapi tidak sampai terlindas.
"Penumpangnya sih tadi meninggal di lokasi, soalnya kepalanya kelindes bus. Kalau sopir ojek onlinenya tadi masih hidup, tapi enggak sadar," papar David.
Warga sekitar yang melihat kecelakaan itu langsung melapor ke pihak kepolisian terdekat dan membawa kedua korban ke rumah sakit. Untuk sopir bus, dibawa petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
"Sopir busnya dibawa sama polisi tadi. Kalau korban ojek onlinenya dibawa ke RS BMC Kota Bogor. Tapi yang meninggal dibawa ke PMI Kota Bogor," pungkas David. (Rambiga)
Baca Juga: Kemenhub Bentuk Tim Ad Hoc Pasca Kecelakaan Maut di Danau Toba
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT
-
Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas
-
Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni
-
Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030
-
Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah
-
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan
-
Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!