Suara.com - Warga di komplek Perumahan Kampial Resident III Nomor 6 Benua, Kuta Selatan, Badung, Bali geger. Seorang bule yang sehari-hari tinggal di rumah kontrakan di rumah itu ditemukan tewas gantung diri pada Senin (2/7/2018) sekitar pukul 08.30 WITA.
Dari informasi, bule tersebut diketahui berasal dari Australia bernama Stainer Lion Peter. Ia pertama kali ditemukan dalam keadaan tergantung oleh Wayan Wela yang tak lain adalah pemilik kontrakan rumah yang disewa bule Australia itu.
Sebelum ditemukan tergantung, Wayan Wela sengaja datang ke rumah kontrakan miliknya bersama ketua perumahan dengan tujuan menagih hutang dan meminta sewa kamar kepada korban.
Sesampainya di lokasi kejadian, Wayan pun memanggil korban, namun tidak ada yang menyahut. Karena curiga, ia kemudian mengecek ke belakang rumah. Dari pintu belakang yang terbuka, Wayan dan ketua perumahan melihat tubuh Stainer dalam keadaan gantung diri.
Melihat itu, Wayan pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi setempat.
Berdasarkan keterangan Wayan, rumah yang ditempati korban dikontrak oleh seseorang bernama Tati asal Bandung. Ia diketahui mengaku sebagai istri korban. Namun beberapa bulan terakhir Tati tidak terlihat lagi di rumah tersebut. Yang terlihat justru korban sendirian.
Awalnya, pada Minggu (1/7/1018) siang sekitar pukul 11.30 WITA, Wayan mendatangi korban dengan tujuan menanyakan kekurangan uang kontrak rumah sebesar Rp 5 juta. Namun korban mengaku tidak punya uang.
Oleh sang pemilik kontrakan ditegaskan, apabila kekurangan uang kontrak rumah tak kunjung dibayar, maka akan dilaporkan ke polisi.
Masih di hari yang sama sekitar pukul 18.00 WITA, Wayan kembali mendatangi rumah kontrakan korban. Karena dipanggil tak ada yang menyahut, ia pun pulang.
Baca Juga: Ditemukan Usai 1,5 Tahun Tenggelam di Laut, Nining Tak Mau Makan
Kemudian pada Senin (2/7/2018) pagi sekitar pukul 08.30 WITA, Wayan bersama ketua perumahan kembali mendatangi rumah kontrakan. Namun ternyata korban diketahui sudah tidak bernyawa dengan cara gantung diri.
Berdasarkan hasil olah TKP oleh kepolisian, ditemukan enam luka sayatan pada pergelangan tangan kiri dan pergelangan tangan kanan tiga sayatan.
Korban ditemukan tergantung pada pintu kamar mandi dengan tali plastik merah ketinggian kurang lebih dua meter. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hijau celana pendek motif kotak- kotak.
Di bagian bawah korban tergantung, ditemukan ceceran darah, dan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menyayat pergelangan tangan.
Sementara itu, hasil rekaman CCTV terlihat korban sempat terekam masuk mini market Kampial Dewata dengan menggunakan baju kaos biru celana pendek jeans biru dan membeli bir dan sebungkus rokok.
Peristiwa ini dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan, Iptu Muhammad Nurul Yaqin. Dia mengatakan, saat ini jenazah korban sudah dititipkan di rumah sakit Sanglah.
"Dugaan sementara korban bunuh diri. Untuk sementara korban dari TKP masih utuh jejak korban sendirian. Artinya untuk adanya keterlibatan orang kedua dan ketiga masih nihil," kata Nurul. (Luh Wayanti)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya