Suara.com - Diskotek Illigals berganti nama menjadi 108 The New Atmosphere. Diskotek tersebut sempat mendapat ancaman penutupan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno lantaran kerap kedapatan ada transaksi penjualan narkoba.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan pihaknya langsung mengerahkan petugas Satpol PP untuk mengetahui kegiatan operasional diskotek tersebut.
Kata Yani, setelah dicek diskotek tersebut telah mengantongi izin dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
"Terkait dengan 108 masuk ke sana, kita lakukan pengawasan terutama perizinan, perizinan lengkap, memang sudah ada izin dari DPTSP," ujar Yani saat dihubungi, Selasa (3/7/2018).
Yani menuturkan dari hasil razia tersebut, pihaknya tak menemukan adanya pelanggaran. Diskotek tersebut kata Yani, sudah memenuhi unsur persyaratan dari Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
"Kita cek semua, terkait beberapa jenis usaha yang di dalam, karaoke, bar, SPA, ada lima atau enam jenis usaha. itu memang sudah ada izinnya, lengkap. Kita cek ke dalam memang sudah memenuhi unsur yang dipersyaratkan Dinas PTSP," kata dia.
Lebih lanjut, Yani menuturkan pihaknya telah memberikan arahan kepada managemen diskotek, agar mengikuti aturan yang berlaku di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Ya, Kami juga memberikan arahan selain melakukan pengecekan izin, kami memastikan benar kepada mereka manajemen agar mengikuti dalam beroperasi untuk mengikuti ketentuan yang berlaku di Pemprov DKI Jakarta. Jangan melanggar aturan pergub nomor 18 tahun 2018, dimana tidak boleh ada prostitusi, narkoba," tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan telah menginstruksikan petugas Satpol PP untuk melakukan pengawasan terhadap Diskotek 108 The New Atmosphere.
Baca Juga: Anies Tutup Diskotek Old City Jika Melanggar
"Tugas pemprov melalui aparat memastikan usaha di Jakarta sesuai koridor ketentuan perundangan berlaku," kata Sandiaga di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (3/7/2018).
Sandiaga mengaku belum mendapat laporan adanya pelanggaran di diskotek tersebut. Namun ia berharap tidak ada lagi peredaran Narkoba, prostitusi dan kegiatan terlarang di diskotek tersebut.
"Belum ada laporan. tapi kita berharap, kan ini sudah berlanjut, jangan sampai ada peredaran narkoba, prostitusi, dan kegiatan terlarang. Kami ingin memastikan Asian Games datang, di DKI dalam keadaan aman tertib terkendali," tandasnya
Tag
Berita Terkait
-
Teror Jambret di Jakarta Jelang Asian Games, Ini Kata Sandiaga
-
Anies Gubernur Indonesia, Sandiaga : Jangan Menyinggung Politik
-
Keluhan Ganjil Genap di Asian Games, Sandiaga Minta Warga Sabar
-
Dengar Harga Tiket Asian Games, Sandi: Hah, Mahal Banget!
-
Bukan Bangkok, Sandiaga Contoh New York untuk Bangun Jakarta
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Perlindungan Saksi-Korban ke Paripurna
-
Survei Poltracking: Prabowo Unggul di Top of Mind Capres 2029, Dedi Mulyadi dan Anies Menyusul
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia