Suara.com - Hingga saat ini Partai Demokrat belum memutuskan arah koalisi serta capres dan cawapres yang akan diusungnya. Padahal pendaftaran capres dan cawapres akan dibuka dalam beberapa pekan lagi.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto menjelaskan bahwa Partai Demokrat ingin memanfaatkan waktu se-efektif mungkin seraya dengan melihat partai-partai lain yang juga belum memutuskan arah koalisinya.
"Sehingga Partai Demokrat juga ingin menggunakan waktu yang efektif mungkin untuk melaksanakan keputusannya itu supaya keputusannya itu betul-betul terbaik untuk bangsa," jelas Agus di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Selasa (10/7/2018).
Baginya, Partai Demokrat dinilai sangat istimewa karena posisinya kini yang masih berada di tengah. Sehingga sangat memungkinkan untuk memutuskan apakah akan membentuk poros ketiga atau memilih berlabuh ke salah satu partai untuk berkoalisi.
"Pilihan yang pertama kita bisa membentuk poros ketiga karena memang itu memungkinkan. Pilihan kedua kita mendukung salah satu misalkan yang A yang salah satu lagi yang B sehingga memang punya dua pilihan," kata Wakil Ketua DPR RI itu.
Untuk tahap kini, Agus menambahkan Partai Demokrat masih menggabungkan seluruh sinergisitas dari seluruh komponen yang nantinya akan menghasilkan sebuah keputusan yang terbaik.
"Tentunya kita harus melaksanakan sinergisitas dengan seluruh komponen yang ada termasuk juga dengan calon-calon partai koalisi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
8 Sosok Ideal Cawapres Jokowi Menurut Pengamat
-
3 Jam Bahas Koalisi, Ini Isi Pertemuan SBY dan Petinggi Demokrat
-
Koalisi Pilpres, PKS Sudah Bicara Jatah Menteri dengan Gerindra
-
Rizal Ramli : PT 20 Persen Haruskan Capres Jualan Sapi ke Parpol
-
Belum Berkoalisi, Demokrat Jajaki Anies - AHY ke Pilpres 2019
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Jadwal Mudik Gratis Pemprov Jakarta, Perjalanan Balik ke Ibukota Juga Gratis
-
Detik-Detik Mengerikan! Tembok Pagar Raksasa Ambruk di SMPN 182 Kalibata, Kok Bisa?
-
BMKG: Cuaca Hari Ini Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Hampir di Semua Daerah
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer