Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, tidak ada proyek pembangunan reklamasi di Pulau C, seusai disegel pemprov beberapa waktu lalu.
"Sejauh ini tidak ada kegiatan di situ, yang ada di seberang," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Jumat (20/7/2018).
Penegasan tersebut merupakan respons Anies terhadap laporan adanya aktivitas proyek di pulau tersebut, yakni pembangunan jembatan penghubung antara kawasan Pantai Indah Kapuk 2 dan Pulau C. Kawasan itu terletak tak jauh dari Kawasan Kampung Dadap, Kosambi, Tangerang.
Anies mengatakan, pembangunan tersebut berada di wilayah Tangerang, Banten dan bukan di wilayah Jakarta Utara.
"Iya. Ada di seberangnya ya. Jadi kegiatannya di pulau yang bagian wilayah Banten, bukan wilayah DKI. Itu bagian dari PIK 2, bukan wilayah kita," tandasnya.
Sebelumnya, Anies menyegel bangunan proyek Reklamasi di Pulau C dan D, Kamis (7/6/2018).
Sebanyak 932 bangunan terdiri dari rumah, rumah kantor (rukan) dan rukan rumah tinggal disegel di Pulau D. Adapun bangunan terdiri dari 409 Rumah, 212 rukan dan 313 unit rukan rumah tinggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us
-
Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta
-
Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul
-
Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate
-
Polisi Nekat Peras Tersangka Rp38 Juta Buat Tutupi Kasus Judi
-
Bela Rudy Masud, Waketum Golkar: Beliau Pemimpin Low Profile dan Tidak Anti Dialog
-
Buntut Napi Korupsi Ngopi di Kendari: Supriadi Dipindah ke Nusakambangan, Karutan Resmi Dicopot
-
Perang AS vs Iran Bikin Harga Kondom Melejit: Permintaan Naik, Stok Menipis
-
Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online
-
Ritual Pengusiran Setan Berujung Maut, 2 Nyawa Melayang, Pelaku Bebas dari Hukuman