Suara.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, tampaknya tak pernah jauh dari kontroversi, termasuk setelah dirinya mendekam di balik jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen atas dugaan menerima suap dari narapidana koruptor yang ingin mendapat fasilitas mewah di dalam sel, giliran Setnov jadi sorotan.
Situasi sel Setnov di Lapas Sukamiskin menjadi sorotan banyak pihak, setelah presenter kondang Najwa Shihab mewawancarai yang bersangkutan di bilik terungkunya.
Dalam video wawancara Najwa yang diaunggah ke akun YouTube, Selasa (25/7/2018), terdapat sejumlah kejanggalan di sel penjara Setnov.
Pada video berjudul "Mata Najwa Part 2 - Pura-Pura Penjara : Kamar Palsu Milik Setnov di Lapas", kru Najwa merekam sejumlah botol parfum di sel tersebut.
Kejanggalan yang terekam video kru Najwa adalah, terdapat sejumlah botol parfum untuk perempuan di sel Setnov.
"Kalau kami, yang mencurigakan itu adalah parfumnya, parfum perempuan. Sama seperti parfum saya, yakni bermerek Victoria Secret Body Mist Pure Seduction," kata Najwa dalam video tersebut.
Karenanya, Najwa menduga sel itu bukan asli dihuni Setnov. Apalagi, berdasarkan Sumber Najwa di dalam lapas, sel Setnov sebenarnya di ruangan nomor 3.
Tapi, sumber Najwa itu juga menyebutkan, sel nomor 3 itu telah dihancurkan dan digabung dengan sel nomor 2. Karenanya, Setnov disebut menempati dua sel yang dijadikan satu.
Baca Juga: Jual Emas Rampokan, Pembunuh Nenek Jeanne Lari ke Kampung Istri
Selain itu, kejanggalan lain tampak pada stiker nama milik Setnov yang tertera di sel. Stiker itu tampak terlihat baru dipasang.
Padahal, Setnov sudah dijebloskan ke dalam sel penjara sejak tiga bulan silam. Tak hanya itu, tak terlihat adanya tumpukan baju milik Setnov sebagaimana napi pada umumnya.
Sejumlah kejanggalan di sel Setnov yang terekam dalam video berdurasi 20 menit 28 detik itu, membuat kolom komentar unggahan Najwa itu dipenuhi warganet.
Meski belum dua hari diunggah, video tersebut telah di tonton 250 ribu kali, dan disukai 4.900 warganet. Jumlah komentar video itu juga mencapai 3.200. [Rachman]
Berita Terkait
-
Ngontrak Rumah Dekat Lapas Sukamiskin, Inneke Tak Pernah Lapor
-
Nama-nama Paling Ideal Jadi Cawapres Menurut Hasil Survei
-
Digeledah KPK, Plt Kalapas Sukamiskin Bantah Masih Ada Sel Mewah
-
Kemenkumham akan Dirikan Saung di Lapas Sukamiskin, Buat Siapa?
-
Puluhan Saung Mewah di Lapas Sukamiskin Dipakai Napi untuk Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar