Suara.com - Adik Ketua MPR yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Zainudin Hasan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Zainudin Hasan ditangkap sebagai dirinya menjabat Bupati Lampung Selatan.
Zainudin Hasan yang bergelar pendidikan doktor itu lahir di Pisang, Penengahan, Lampung Selatan, 12 Januari 1965. Zainudin Hasan yang berusia 53 tahun itu pernah mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Lampung bersama Herman HN, namun mereka gagal.
Zainudin Hasan juga mencalonkan diri sebagai Bupati Lampung Selatan pada Pemilihan umum Bupati Lampung Selatan 2015 bersama Nanang Ermanto, akhirnya menang.
KPK menangkap Zainudin Hasan, Jumat (27/7/2018) dini hari dari serangkaian aksi tangkap tangan sejak Kamis (26/7/2018). KPK mengamankan 7 orang, dimana salah satunya adalah Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan dalam OTT tersebut KPK juga turut mengamankan uang Rp 700 juta. Uang tersebut diduga dipakai sebagai alat transaksi antara beberapa pihak tersebut terkait proyek infrastruktur.
"Tim mengamankan uang Rp 700 juta dalam pecahan Rp100 ribu dan Rp 50 ribu. Diduga terkait dengan proyek infrastruktur," katanya.
Terlaksananya OTT tersebut kata Agus setelah KPK mendapatkan informasi dari masyarakat.
"Kami melakukan crosscheck terhadap informasi yang dilaporkan oleh masyarakat tentang adanya dugaan transaksi," tandas Agus.
Sebelum penangkapan terhadap adik kandung dari Ketua MPR Zulkifli Hasan tersebut, KPK menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung, Jawa Barat Wahid Husein. Wahid diduga ditangkap karena memperjualbelikan fasilitas dan perizinan di Lapas Sukamsikin terhadap narapidana korupsi Fahmi Dharwansyah.
Baca Juga: Tim Siberi Mabes Polri Pungli OTT Pejabat BPN Kabupaten Siak
Berita Terkait
-
Sita Uang Rp 700 Juta, Adik Zulkifli Hasan Ditangkap KPK
-
3 Artis Cantik Ini Ayahnya Dibui Akibat Kasus Korupsi
-
KPK: Kesaksian di Sidang Kasus BLBI Semakin Perkuat Dakwaan Jaksa
-
KPK Cecar 20 Pertanyaan, Idrus Marham Berharap Tak Diperiksa Lagi
-
Inneke Koesherawati Tempati Rumah Pejabat di Dekat LP Sukamiskin
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%