“Setiap tahunnya, kita menampilkan hal-hal yang spesifik. Tahun ini kita mengangkat keberagaman, dimana kita mengajak seluruh masyarakat Buleleng untuk membangun daerah,” tambahnya.
Masa depan pariwisata Buleleng sendiri dijamin bakal maju pesat. Koster menyampaikan, pembangunan aksesibilitas ke Buleleng akan menjadi salah satu program prioritasnya.
"Kita sudah mulai membangun jalan shortcut dari Denpasar ke Buleleng yang akan selesai pada 2020. Dengan adanya jalan ini, orang tidak akan lagi menempuh perjalanan 4 jam dari Denpasar dengan kondisi jalan berkelok-kelok yang memabukkan," ujarnya.
Gubernur yang juga kelahiran Buleleng ini menambahkan, pembangunan bandara di Buleleng yang sudah dirintis, akan dia percepat realisasinya. Menurutnya, dengan memiliki bandara sendiri, wisatawan yang ke Buleleng dan sekitarnya akan meningkat tajam.
"Bandara yang sudah dirintis akan kita percepat. Ini agar sektor pariwisata di Buleleng akan ikut terbang tinggi. Kita juga segera memiliki Fakultas Kedokteran, yang berbeda dengan yang di Denpasar. Fakultas Kedokteran di Buleleng akan berbasis pariwisata juga," pungkasnya.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya menjelaskan, pengembangan infrstruktur di kawasan Bali Utara saat ini mutlak dibutuhkan. Dengan berbagai keungulan yang dimiliki oleh Pulau Dewata, pemerataan ini akan terwujud sehingga tercipta keseimbangan di berbagai wilayah di Pulau Dewata. Kepadatan tidak lagi bertumpu di zona selatan.
“Pengembangan kawasan Utara Bali, bagus. Penambahan bandara baru dan akses tol di kawasan utara tentu akan semakin memudahkan mobilitas wisatawan. Dampak positifnya, ada sebaran ekonomi yang lebih merata,” ujarnya.
Menurutnya, keseimbangan pembangunan di kawasan utara dan selatan Pulau Bali ini harus dilakukan. Kalau melihat kapasitas di selatan dinilai padat, maka yang perlu dilakukan membagi kepadatannya.
"Kalau ini dilakukan, kawasan di utara pasti akan tumbuh, sebab destinasi di Bali utara juga sangat eksotis, termasuk di Buleleng," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi Dibuka: Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng AHM, Begini Caranya
-
Wakil Menteri Perindustrian, Wakil Gubernur Jatim, dan Ketua GAIKINDO Resmi Buka GIIAS 2023 Surabaya
-
Resmi Dibuka: Lomba Foto Astra dan Anugerah Pewarta Astra 2023, Tema "Semangat Untuk Hari Ini dan Masa Depan Indonesia"
-
Resmi Dibuka Hari Ini, GJAW x Lifestyle 2023 Suguhkan 60 Brand Kendaraan Anggota Gaikindo
-
14th SATU Indonesia Awards 2023 Resmi Dibuka, Ajak Generasi Muda Turut Berkontribusi Bagi Negeri
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
-
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Sering Telat, DPR Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
-
Kubu Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp622 M: Nilainya Berubah-ubah
-
Hak Korban Kekerasan Seksual Terabaikan, LBH APIK Kritik Penerapan RJ dan Pemotongan Anggaran
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam
-
Habiburokhman Ungkap Alasan Kuat Program MBG Masuk Pos Pendidikan: Siswa Adalah Bagian Terpenting
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia