- Komisi VIII DPR RI segera rapat dengan Kementerian Haji membahas perlindungan jemaah umrah akibat situasi Timur Tengah.
- DPR mendesak pemerintah koordinasi dengan stakeholder memastikan jemaah tidak rugi keselamatan dan finansial perjalanan.
- Pertemuan akan mempertanyakan langkah negosiasi pemerintah terkait penundaan keberangkatan tanpa kehilangan biaya jemaah.
Suara.com - Komisi VIII DPR RI berencana rapat bersama pihak Kementerian Haji dan Umrah dalam waktu dekat untuk membahas salah satunya soal perlindungan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia.
Langkah ini diambil merespons situasi geopolitik di Timur Tengah yang semakin mengkhawatirkan pasca serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menegaskan bahwa pemerintah harus segera berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan jemaah tidak dirugikan, baik dari sisi keselamatan maupun finansial.
“Saya sudah telepon Kementerian Haji, kalau mereka mengambil langkah itu harus ikut serta bicara dengan penerbangan, bicara dengan penyedia hotel supaya uang jemaah itu tidak hangus,” ujar Marwan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Marwan mengungkapkan, meski saat ini masa reses akan segera berakhir, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk menggelar rapat khusus jika situasi semakin mendesak.
Koordinasi ini penting mengingat rute penerbangan jemaah umrah melintasi wilayah yang masuk dalam zona eskalasi konflik.
“Ya, kalau diperlukan kita akan, ya mungkin dua tiga hari lagi kan tanggal 9 sudah masuk gitu. Tapi kalau diperlukan ya kita akan bicara dengan menteri lah langkah-langkah apa yang sudah diambil termasuk mengenai haji,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, DPR akan mempertanyakan langkah konkret pemerintah dalam melakukan negosiasi dengan pihak maskapai dan penyedia akomodasi di Arab Saudi agar jemaah bisa melakukan penundaan tanpa kehilangan biaya yang telah disetorkan.
“Nanti akan kita tanya, makanya apakah mereka pihak Kementerian Haji, pemerintah sudah bicara dengan pihak-pihak yang melayani jemaah, termasuk pesawat termasuk hotel. Yang mau kita tanya itu mereka sudah membuat langkah nggak dengan pihak-pihak pemberian layanan ini termasuk mengenai penerbangan, hotel-hotel, boleh nggak diundur? Ditunda keberangkatan sampai ada kejelasan pasti kita mendapatkan jalur yang aman,” jelasnya.
Baca Juga: Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
Marwan menambahkan, pemantauan terhadap jalur penerbangan terus dilakukan secara intensif. Ia mencatat adanya ketidakpastian rute yang membuat keselamatan jemaah menjadi taruhan.
“Lah ini kan sudah kita bayar nih, hotel sudah dibayar kemudian penerbangan sudah dibayar, tapi was-was juga di perjalanan. Karena rutenya itu rute yang melintasi eskalasi itu. Kira-kira itu,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Ekspor Mobil China, Dampaknya Merembet ke Eropa
-
Purbaya Klaim Anggaran Negara Masih Aman di Tengah Perang AS-Israel-Iran
-
Waketum Golkar: Indonesia Harus Tegas Kutuk Serangan AS-Israel, Tapi Jangan Keluar dari BoP
-
Amerika Serikat Siap Tempur, Israel Justru Kelelahan Dibombardir Iran
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Tanggapi Kabar Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, Dasco Ungkap DPR Sudah Lama Soroti BGN
-
Kantor BGN Digeledah dan Dadan Hindayana Dikabarkan Ditangkap Kejagung, Begini Respons Dasco
-
OTT di Jakarta Barat, KPK Amankan Kepala Imigrasi
-
Nasib Dadan Sepulang Haji: Dicopot dari Kepala BGN, Dijemput Kejagung
-
Copot Pimpinan BGN Dinilai Bukan Solusi, Program MBG Terancam Makin Karam
-
Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE
-
Penyidik Kejagung Masuk Kantor BGN Sejak Dini Hari, Penggeledahan Masih Berlangsung Tertutup
-
BPPTKG Kerahkan Ekskavator, Area Terduga Sumber Gas Penyebab Kebakaran Misterius di Sleman Dibongkar
-
Siapa Lodewyk Pusung? Eks Petinggi BGN yang Diperiksa Kejagung, Ini Profilnya
-
Tak Ada Tuntutan Pecat Bagi 4 Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus